
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri saat menutup Forum Komunikasi Nasional Mediator Hubungan Industrial
JawaPos.com - Setiap perusahaan pasti memiliki potensi dan risiko perselisihan dengan tenaga kerja atau karyawannya. Untuk mengatasinya, pemerintah mendorong para mediator di tiap daerah untuk lebih melakukan pendekatan persuasif mengatasi perselisihan di setiap perusahaan.
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengakui jumlah perusahaan saat ini tak sebanding dengan jumlah mediator yang dimiliki. Meski begitu, dia mengklaim dalam tiga tahun terakhir, angka perselisihan perusahaan dengan karyawan sudah menurun.
"Secara data perselisihan 3 tahun terakhir menurun. Tapi peran mediator bukan saja tangani itu, tapi pembinaan agar tercipta koordinasi," paparnya dalam penutupan Forum Komunikasi Nasional Mediator Hubungan Industrial, Sabtu (25/11).
Menurutnya, perselesihan antara karyawan dan perusahaan bermacam-macam. Di antaranya bisa karena masalah upah, tunjangan, pelanggaran norma, jam kerja, dan lainnya.
"Banyak masalah dan menjadi resiko perselisihan. Misalnya akibat pelanggaran norma, jam kerja, lembur dan lainnya. Itu punya potensi perselisihan dan kedepankan solusi adalah tugas mediator," ujar Hanif.
Apalagi saat ini, kata Hanif, dunia semakin berubah. Maka sistem kerja juga harus cepar dengan inovasi. Maka cara kerja karyawan di tiap perusahaan juga dituntut melakukan terobosan.
"Kerja jangan begitu-begitu saja, harus out of the box. Bagaimana daya saing usaha jadi lebih baik. Jangan sampai masalah kompetensi terhambat karena munculnya perselisihan dalam hubungan industrial," tegas Hanif.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
