
Ditto Percussion dan Ayudia Bing Slamet tergabung dalam Dengarkan Dia
JawaPos.com - Duo musisi, Dengarkan Dia yang diisi Ditto Percussion dan Ayudia Bing Slamet kembali memberikan suguhan terbaru bagi para penggemarnya. Setelah merilis single pertama, Teman Tapi Menikah, kali ini suami istri itu melepas lagu Bersenyawa. Single kedua itu masih berasal dari mini album 11/13.
Lagu Bersenyawa punya nilai lebih hingga akhirnya dipilih Dengarkan Dia untuk single selanjutnya. Selain lantunan nada manis dan balutan musik yang melodius, cerita di balik barisan lirik lagu tersebut juga memiliki daya tarik tersendiri.
"Ceritanya sih lebih tentang pilihan dalam hidup ini ya. Pilihan yang gue dan Ayudia rasakan juga dalam perjalanan hidup kami berdua,” kata Ditto Percussion kepada JawaPos.com, Kamis (16/11).
Pilihan hidup yang dimaksud tentu saja berkisar pada kisah cinta mereka berdua. Di mana mereka tumbuh besar bersama sebagai teman, namun pada akhirnya mereka berdua pun saling jatuh cinta dan menjadi pasangan. Keunikan kisah ini juga yang coba mereka sampaikan secara tersirat di lirik-lirik Bersenyawa.
“Jadi lebih kepada pilihan manusia, yang tumbuh besar bersama, dan ingin selalu bersama-sama dalam hidup sampai maut memisahkan. Begitu kurang lebih,” jelas Ayudia Bing Slamet.
"Dan pilihan hidup ini mereka ambil, karena sudah sangat yakin satu sama lain. Selain itu, karena memang tumbuh besar bersama, satu sama lain merasa jiwa mereka sudah saling menyatu,” tambah Ditto.
Dalam rangkaian perilisan Bersenyawa, Dengarkan Dia yang bernaung di bawah label rekaman Juni Records ini akan memberikan beberapa suguhan. Sebuah official lyric video sudah dirilis pada tanggal 1 November lalu, dan sudah bisa dinikmati di channel YouTube resmi Dengarkan Dia. Selain itu, dalam waktu yang tidak lama lagi, Dengarkan Dia juga akan merilis official music video untuk Bersenyawa.
"Saat ini kami sudah dalam proses pembuatan untuk video Bersenyawa. Target kami, video klip ini akan menjadi suguhan penutup tahun dari Dengarkan Dia bagi para penggemarnya, dan pecinta musik Indonesia,” ujar Adryanto Pratono, selaku Direktur Juni Records.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
