
Ilustrasi: pilkada. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Besaran anggaran sementara yang telah disepakati untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di 171 daerah, mencapai Rp 15,2 triliun.
Jumlah itu merupakan hasil tanda tangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara pemerintah daerah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), dan institusi keamanan.
Meski demikian, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan, anggaran tersebut diprediksi bisa mencapai Rp 20 triliun.
"Jadi cost Rp 15,2 triliun itu baru yang ter-record. Kalau semua ditandatangan bisa naik menjadi Rp 20 triliun. Luar biasa. Mudah-mudahan ini suskes. Karena ini harga proses demokrasi," kata Sumarsono dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Hotel Kartika Chandra, Senin (23/10).
Menurut Sumarsono, sudah ada 171 daerah yang menyepakati NPHD dengan KPU. Namun, baru ada 106 daerah yang menandatangani NPHD dengan Bawaslu. Serta, empat daerah menyepakati NPHD dengan institusi keamanan.
Sumarsono menambahkan, penandatanganan NPHD dengan Bawaslu sudah dilakukan oleh 16 provinsi. Sisa satu provinsi yang belum yakni Maluku.
"Sementara penandatanganan NPHD dengan panwas (panitia pengawas) kabupaten/kota, sebanyak 90 kabupaten/kota sudah dan 54 belum," ujarnya.
Diketahui, total penandatangan NPHD dengan KPU saat ini sebanyak Rp 11,9 triliun. Sementara kesepakatan 160 daerah dengan Bawaslu sebanyak Rp 2,9 triliun. Dan penandatangan NPHD empat daerah dengan instansi pengamanan mencapai Rp 339,6 miliar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
