
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
JawaPos.com - Pihak Mabes TNI membeberkan seperti apa bentuk pelarangan terhadap Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke Amerika Serikat (AS). Kapuspen Mabes TNI Mayjen Wuryanto mengatakan, pelarangan masuk ke AS terhadap Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo dan istri tidak menggunakan surat resmi.
Larangan itu disampaikan oleh maskapai Emirates pada Sabtu (21/10) kemarin, ketika dia dan rombongan hendak check-in di Bandara Soekarno Hatta. "(Larangan) disampaikan melalui maskapai, melalui lisan," kata Mayjen TNI Wuryanto di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (22/10).
Wuryanto menuturkan bahwa Gatot merupakan delegasi dari militer Indonesia dalam acara Chiefs of Defence Conference on Country Violent Extremist Organizations (VEOs) di kota Washington, yang berlangsung pada Senin (23/10) hingga Selasa (24/10).
Kedatangan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu guna memenuhi undangan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Joseph F. Durford.
"Jenderal Gatot Nurmantyo diundang atas nama Panglima TNI. Jadi beliau utusan pemerintah Indonesia. Pemberangkatan ke sana (AS) atas utusan Presiden," tutur Wuryanto.
Pada acara tersebut, kata Wuryanto, seyogyanya akan dihadiri oleh 78 Panglima Angkatan Bersenjata dari kawasan Asia Pasifik. "Itu undangan untuk angakatan bersenjata se-Asia Pasifik," pungkas Wuryanto.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
