
Pelatih tim junior Spanyol, Oscar Martinez, mengaku tetap bangga dengan capaian anak asuhnya.
JawaPos.com - Spanyol harus puas terhenti di babak play-off Grup H BWF World Junior Championships 2017. Kegagalan mengatasi Tim Bulu Tangkis Indonesia di GOR Among Rogo, Jogjakarta, memaksa Spanyol harus puas hanya memperebutkan posisi 9/16.
Kendati demikian, pelatih tim junior Spanyol, Oscar Martinez, mengaku tetap bangga dengan capaian anak asuhnya. Target tim Spanyol pun kini beralih ke nomor perorangan.
“Pertama kami ingin mengucapkan selamat kepada tim Indonesia yang sudah berhasil melaju ke babak perempat final. Indonesia merupakan tim yang sangat kuat dan kami mendoakan semoga tim Indonesia bisa meraih hasil yang terbaik di babak selanjutnya, melawan Tiongkok ataupun Taiwan. Terlepas dengan hasil yang kami dapatkan hari ini, kami kalah, tetapi kami tetap bangga dengan penampilan atlet-atlet kami di pertandingan,” jelas Oscar dalam surat elektronik PBSI.
“Ini capaian terbaik kami sejauh ini, kami tidak memiliki target tertentu di perebutan urutan keberapa di nomor beregu. Kami akan mempersiapkan diri untuk bermain di perorangan. Kami tidak membebankan target kepada atlet-atlet kami. Kami hanya ingin berusaha untuk memenangkan pertandingan sebanyak-banyaknya,” sambungnya.
Spanyol gagal merebut poin di pertandingan dengan Indonesia. Pemain andalannya, Sara Penalaver Pereira pun tak bisa bicara banyak di lapangan. Namun Oscar menilai, penampilan atlet sudah cukup maksimal.
“Mengenai pertandingan, kami tahu kalau kami akan menghadapi laga yang sangat berat. Kami sudah mencoba untuk memberikan perlawanan dan menunjukkan yang terbaik semampu kami,” ujar Oscar.
“Di sektor ganda putra, perbedaan permainan atlet kami dengan Indonesia terpaut cukup jauh. Kami sudah tahu kalau ini tidak mudah. Tapi mereka mampu memberikan yang terbaik. Kami senang dengan penampilan ganda putra. Sementara, Sara memang agak sedikit terganggu dengan cedera angkelnya dan permainan dia tidak maksimal. Di tunggal putra, Alex masih naik turun di lapangan. Tapi dia sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia bisa mengimbangi permainan, namun di poin-poin kritis, pemain Indonesia merubah tempo dan permainan. Kami tidak bisa mengikuti permainannya,” urai Oscar memungkasi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
