
Presiden Direktur DBL Indonesia Azrul Ananda bersama Menpora Imam Nahrawi saat peluncuran sepatu DBL Indoensia Ardiles di Jakarta, Rabu (11/10)
JawaPos.com - Tersedianya sepatu yang berkualitas dan terjangkau di pasaran diyakini akan mendorong olahraga basket semakin digemari kalangan anak muda Indonesia ke depannya. Selama ini, harga sepatu basket bisa mencapai Rp 2 jutaan. Kini, kolaborasi DBL Indonesia dan Ardiles mampu meluncurkan sepatu dengan kisaran harga Rp 300 ribuan.
Founder sekaligus Presdir DBL Indonesia Azrul Ananda mengungkapkan sebuah survei dengan responden anak muda di usia 18 tahun, paling banyak menyukai olahraga basket. Basket bahkan sudah menjadi olahraga nomor satu yang disukai baik laki-laki atau perempuan. Salah satu cara membuat olahraga basket menjadi massal, kata Azrul, dengan meningkatkan partisipasi. Dia ingin jutaan anak Indonesia berminat main basket.
"Masalahnya banyak, dari mulai jumlah lapangan, pelatih, kompetisi. Tapi ternyata basket agak beda yaitu sepatu. Sepatu basket mahal di atas Rp 2 juta. Kalau mau jadi massal, sepatu harus jadi solusi. Harga terjangkau tapi kualitasnya bagus," jelasnya.
Menurut Azrul, di Amerika Serikat sudah berjalan program memassalkan sepatu murah untuk olahraga basket. Karena itu, Azrul bersyukur bertemu dengan Ardiles dan bisa membuat sepatu basket menjadi terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Terjangkau tuh berapa? Kami punya konsep tim DBL, setelah dihitung awalnya kami ingin harganya Rp 500 ribu. Harga memassalkan sepatu basket. Namun kami jajaki banyak brand sulit capai harga itu. Beruntung Ardiles di Surabaya ternyata cocok dengan kami dan harganya enggak sampai Rp 500 ribu," ujar Azrul mengungkap proses kerja sama DBL Indonesia dengan Ardiles.
Azrul menegaskan sepatu itu bukan hanya untuk target market anak muda perkotaan, tetapi juga bagi anak-anak muda di pelosok pedesaan di Indonesia. Menurutnya, banyak anak-anak bermain basket dengan sepatu palsu yang harganya jauh lebih mahal tetapi keamanannya tak terjamin.
"Banyak sepatu palsu lebih mahal. Bahkan karena sengaja belinya kebesaran bisa bikin cedera engkel. Minimal, kami bisa membantu mengurangi tekanan batin orang tua, dan tekanan dompet," katanya tersenyum.
Azrul berharap kelak basket jadi olahraga besar di Indonesia. Peluncuran sepatu basket ini diharapkan menjadi titik balik sejarahnya.
Sepatu basket DBL edisi perdana hadir dalam tiga tipe dan lima varian warna. Yang pertama tipe fundamental yang tersedia dalam pilihan warna Bred (hitam-merah) dan Chicago (hitam-merah-putih). Berikutnya tipe Pride dalam variasi warna Navy-Yellow dan Chicago (hitam-merah-putih).
Sedangkan tipe ketiga dibuat secara spesial. Menjadi lebih menarik karena dibubuhkan tanda tangan Azrul Ananda di sisi luar sepatu dan diberi nama AZA 5 serta hadir dalam warna Black-Yellow. Seluruh sepatu ini bisa didapatkan dengan mudah di DBl Store flagship Surabaya, secara online di dbl-store.com dan berbagai jaringan penjualan retail Ardiles yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Untul koleksi paling spesial yaitu AZA 5 singkatan dari nama saya dan 5, itu nomor punggung saya kalau main basket. Harganya ada yang Rp 299 ribuan, Rp 300 ribuan, Rp 359 ribuan, paling mahal Rp 360 ribu," tuturnya menjelaskan harga-harga sepatu basket yang baru saja diluncurkannya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
