Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Oktober 2017 | 04.38 WIB

Mengapa Kita Mudah Mengantuk saat Bosan?

Ilustrasi bosan. - Image

Ilustrasi bosan.

JawaPos.com - Merasa ngantuk ketika sedang bosan rupanya menjadi respon dari salah satu komponen dalam otak kita. Para ilmuwan dari Universitas Tsukuba di Jepang menemukan bahwa terdapat bagian otak berisi reseptor yang khusus membuat kita merasa mengantuk.


Ketika kita tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, reseptor tersebut dengan mudahnya bisa membuat kita mengantuk saat merasa bosan. Bagian tersebut yaitu necleus accumbens mempunyai kekuatan penuh untuk mengontrol rasa kantuk.


Reseptor tersebut juga yang melepaskan dopamin dan membuat kita merasakan kesenangan saat kita melakukan hal-hal yang produktif untuk kelangsungan hidup kita, seperti makan, menghidrasi, berhubungan seks atau bahkan bersosialisasi.


’’The nucleus accumbens memiliki banyak reseptor yang merespons neurotransmitter, yang disebut adenosine, yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun kita,’’ papar peneliti utama Yo Oishi, dari Universitas Tsukuba.


Nah, yang bisa kita lakukan biasanya adalah memblokir reseptor untuk neurotransmiter yang membuat kita mengantuk saat kita bosan, dengan kafein. Sebab, menurut penelitian yang dipublikasikan di Nature Communications ini, tidur yang cukup tidak banyak mencegah rasa kantuk saat bosan.Para periset menemukan bahwa kurang tidur tidak mempengaruhi cara otak tikus merespons simulasi kebosanan. (*)

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore