
Syahrini saat mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Rabu (27/9)
JawaPos.com - Penyanyi nyentrik Syahrini dikabarkan batal untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan sebagai saksi terkait kasus PT First Anugrah Karya Wisata (First Travel). Semestinya pemeriksaan itu dilakukan pada hari ini Rabu (4/10).
Kabagpenum Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, penundaan pemeriksaan terhadap Syahrini, ia meminta izin untuk ditunda karena ada kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan.
"Yang bersangkutan (Syahrini) ada jadwal lain," kata Kombes Pol Martinus Sitompul di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Rabu (4/10).
Martinus menuturkan, penyidik akan menjadwalkan ulang kepada pelantun lagu 'Maju Mundur Cantik' terkait lanjutan pemeriksaan atas kasus yang menjerat bos First Travel, pada kasus penipuan dan penggelapan uang calon jamaah umrah.
"Iya ditunda, besok Kamis (5/10) pukul 10.00 WIB di jadwalkan ulang," ucap Martinus.
"Iya ditunda, besok Kamis jam 10.00 WIB," tandasnya
Sebelelumnya, artis yang sering disapa 'Princess' itu mengaku telah dilakukan pemeriksaan oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri terkait kasus penipuan dan pencucian uang agen perjalanan umroh First Travel, Syahrini mengaku dicecar 18 pertanyaan oleh penyidik.
"Ada 18 pertanyaan kurang lebih 1 jam saya di dalam," kata Syahrini di kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, JakartaPusat, Rabu (27/9).
Wanita kelahiran Bogor itupun menegaskan, jika dirinya tidak mendapatkan bagian sama sekali dari hasil penggelapan uang milik puluhan ribu calon jemaah umrah yang dilakukan oleh PT First Travel.
"Naudzubillahimindzalik saya memakan uang jamaah," tegasnya.
Syahrini pun menyatakan bahwa dirinya enggan melakukan kerjasama dengan bos PT First Travel, jika memang dari awal dirinya mengetahui kalau bos PT First Travel melakukan penggelapan dan penipuan terhadap puluhan ribu calon jemaah umrah.
"Apabila saya mengetahui First Travel ini adalah yang suka memakan uang jamaah," tandasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
