
Agun Gunandjar
JawaPos.com - Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Irman diketahui pernah memberikan uang sebesar Rp 5 juta kepada Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa. Namun, pemberian itu bukan dilakukan langsung olehnya.
Adapun yang memberikannya adalah Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Suciati. Keperluan pemberian uang tersebut pun sebagai honor karena menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Metro TV pada 13 November 2012.
"Iya saya sendiri yang berikan. Kan Beliau (Agun) diminta jadi narasumber dialog interaktif. Ini honor buat beliau," ujarnya saat menjadi saksi untuk terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/10).
Biasanya Dirjen Dukcapil memerintahkan dia untuk mengeluarkan anggaran sebesar Rp 10 juta untuk dibagikan kepada narasumber dalam forum dialog. "Ya (Rp. 10 juta), lima kali (acara dialog). Saya keluarkan sesuai perintah Pak Dirjen," ucapnya
Suciati menerangkan, alokasi honor tersebut sebagai bagian dari kegiatan supervisi proyek e-KTP. Setidaknya dia sempat memegang USD 72.700, dan 6000 dollar Singapura dari Irman.
Wanita yang memakai kerudung biru saat menjadi saksi itu juga mengaku sering menukarkan dollar dari Irman tersebut menjadi rupiah. Dari uang Irman tersebut, dia tidak mengetahui persis.
Suciati menerangkan, biasanya dollar Irman yang diberikan kepadanya merupakan uang pribadi ketika Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di tempatnya belum cair.
Kebanyakan uang tersebut bukan hanya untuk menghonor narasumber melainkan untuk membiayai kunjungan kerja tim supervisi. "Itu hanya accidental pas mau kunker baru mau dikasih. Tiap mau kunker saja," tukas Suciati.
Berkaitan dengan uang Rp 5 juta tersebut, Agun menyatakan tidak mengenal persis Suciati. Namun, dia mengaku sering menerima uang sebagai narasumber. Bahkan semenjak dia menjadi anggota dewan pada 1998 lalu.
"Mungkin itu (honor) bisa saja terjadi sebagai narsum tapi dalam konteks saya menerima uang KTP elektronik, saya tegas mengatakan tidak pernah menerima," ucapnya.
Namun soal anak buahnya menerima honor juga, Agun mengaku tidak mengetahuinya. "Ari betul faktanya, Hambali betul faktanya. Tapi keda orang tersebut sampai saat ini tidak pernah melaporkan menerima uang dati Bu Suci," tukasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
