Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Oktober 2017 | 04.14 WIB

Menang Praperadilan, Setnov Sehat dan Segera Pulang?

Setya Novanto - Image

Setya Novanto

JawaPos.com - Ketua DPR Setya Novanto telah menang praperadilan melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dengan begitu, Setnov tak lagi menjadi tersangka di kasus korupsi E-KTP.


Seperti diketahu sejak 18 September lalu, dia dirawat karena mengalami penyakit komplikasi. Namun, pasca menang di praperadilan Jumat (29/9) lalu, kesehatan Setnov dikabarkan mulai membaik.


Bahkan dikabarkan, Senin (2/10) besok, Ketua Umum Partai Golkar itu boleh keluar dari rumah sakit. Hari ini (1/10) juga dikabarkan sejumlah barang-barang Setnov di rumah sakit sudah dikeluarkan.


Dari pantauan JawaPos.com, Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, tampak sepi. Hanya ada sejumlah pengunjung rumah sakit di sana.


Sementara untuk pengamanan masih seperti hari-hari sebelumnya, sekuriti tetap tertutup kepada wartawan. Untuk sekadar di lobi, wartawan tak diperbolehkan.


Perwakilan humas RS Premier Jatinegara juga enggan memberikan keterangan kepada wartawan. Belum diketahui pasti, apakah malam ini Setnov akan pulang atau besok.


Informasi yang didapat JawaPos.com, Setnov telah diizinkan pulang dari rumah sakit. Namun, hal itu tergantung dari keputusan Setnov. Tetapi, rencananya dia akan pulang pada Senin (2/10). “Tadi kabarnya besok (keluar), tapi belum tahu kalau ada info baru lagi,” kata sumber di Rumah Sakit Premier.


Dari perhitungan, berarti Novanto sudah dirawat 14 hari termasuk sebelum menjalani perawatan di RS Premier Jatinegara. Sebelumnya, beredar foto Setnov berada dalam kondisi terbaring lemas di rumah sakit. Dalam foto itu, terlihat Setnov sedang memejamkan mata dengan selang infus masih tertancap pada tangan kanannya.


Foto yang viral di media sosial itu menunjukkan Setnov tengah dirawat di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam foto itu, dia sedang dijenguk oleh Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani.


Pada awalnya, Setnov disebut-sebut hanya mengalami vertigo, namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, disebutkan bahwa ada plak di organ jantungnya yang harus dioperasi karena membahayakan nyawa.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore