
Bob Tutupoly saat jumpa pers jelang Synchronize Fest 2017 di SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (20/9).
JawaPos.com - Bob Tutupoly dipastikan akan tampil di Synchronize Fest 2017. Musisi legendaris itu rencananya beraksi bersama proyek musik Shadow Puppets Meets Bob Tutupoly.
"Senang sekali diajak main di festival ini. Apalagi ini acara anak muda," kata Bob Tutupoly ditemui JawaPos.com di SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (20/9).
Pada panggung Synchronize Fest 2017 nanti, pria 77 tahun itu akan membawakan lagu-lagu lama. Tujuannya ingin membawa nuansa lagu lama ke depan anak-anak muda. Bob Tutupoly menyediakan empat atau lima lagu saja, mengingat kondisinya yang baru sembuh dari sakit.
"Saya bawain lagu dari tahun-tahun Bing Slamet. Ingin kembali menghidupkan lagu lama," jelasnya.
Pihak penyelenggara mengungkapkan bahwa bukan perkara mudah mengajak Bob Tutupoly. Apalagi kondisi dia sempat mengalami kesakitan.
"Kami coba tawarin, namun saat itu Om Bob sakit. Akhirnya mereka minta waktu dan sudah memastikan bisa pada Oktober nanti," ucapnya David Karto sebagai festival director Synchronize Fest 2017.
Festival musik lokal terbesar, Synchronize Fest 2017 hanya tinggal sekitar dua pekan lagi. Sejumlah persiapan pun telah dilakukan secara menyeluruh oleh penyenggara.
"H-17 persiapan udah okey. Konsep sampai teknik sudah okey. Tinggal loading di venue," kata David Karto selaku Festival Director Synchronize Fest 2017 di jumpa pers jelang Synchronize Fest 2017 di SCBD, Jakarta, Rabu (20/9).
Lima panggung bakal hadir di lokasi Synchronize Fest 2017 yakni Gambir Expo Kemayoran, Jakarta pada 6, 7, dan 8 Oktober 2017 mendatang. Yakni, Dynamic Stage, Forest Stage, Lake Stage, District Stage, dan Gigs Stage.
"Kami belajar dari tahun lalu. Mulai dari konsep panggung dan area lainnya. Keseruan tahun ini akan dua kali lipat dari yang pertama," ujar Muhammad Riza, Director Dyandra Promosindo.
"Acara akan dibungkus raw, asimetris, dan penuh warna. Di sana ada keberagaman warna dan visual," sambung Jimi Multhazam dari segi art director.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
