
Ilustrasi
JawaPos.com - Kanker serviks disebabkan virus Human Papilloma Virus (HPV). Perempuan yang rentan terhadap virus ini biasanya karena masuk ke dalam tiga faktor risiko di antaranya berhubungan seksual di usia muda, berhubungan seksual berganti-ganti pasangan, dan berhubungan seksual dengan pria yang tak dikhitan. Untuk mencegahnya sejak dini, penting untuk memberikan vaksin HPV.
Pakar Kesehatan dari Korea Selatan Jin Oh Kim menjelaskan pemberian vaksin HPV akan lebih efektif jika diberikan di usia anak-anak 9 tahun. Namun vaksin HPV tak juga ditentukan apakah orang tersebut sudah berhubungan seksual atau tidak.
"Sudah berhubungan seksual atau tidak berhubungan, tak ada bedanya. Sama-sama efektif kok vaksinnya," jelasnya dalam seminar vaksinasi 'Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati' di Jakarta, Sabtu (16/9).
Namun, kata Kim, pemberian vaksin di usia muda responnya akan lebih tinggi terhadap vaksin. Namun jikapun sudah berhubungan seksual tak akan mempengaruhi efektivitas vaksin.
"Tetap saja vaksin boleh diberikan," jelasnya.
Dosis vaksin HPV untuk anak dan dewasa dibedakan berdasarkan jadwal. Untuk anak usia 9 tahun dosis vaksin yakni 2 dosis, sedangkan dewasa 3 dosis
Kim menjelaskan virus HPV bisa menular bukan karena hubungan seksual. Pada dasarnya, virus HPV bersifat cukup stabil dan tahan terhadap cuaca panas. Sehingga, seseorang bisa saja terpapar virus itu tanpa berhubungan seksual.
"Karena virusnya tahan cuaca panas lembab bisa saja infeksi terpapar selain berhubungan seksual. Namun kemungkinan infeksi paling besar dari hubungan seksual," katanya.
Kanker serviks pada tahap awal tidak menimbulkan gejala yang khas. Kanker serviks dapat dikenali pada tahap pra-kanker dengan melakukan skrining. Skrining atau deteksi dini kanker leher rahim dapat dilakukan dengan pemeriksaan Pap Smear atau IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
