
Puluhan ribu butir PCC yang disita BPOM Sulsel, Jumat, (15/9).
JawaPos.com - Peredaran Pil PCC tidak hanya terdapat di Kendari, Sulawei Tenggara (Sultra) saja, tapi juga ada di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dan Makassar, Sulawesi Selatan (Sulteng).
Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan BPOM Hendri Suwadi mengungkapkan, ada temuan pil PCC di Mamuju dan Makassar.
Diduga pil PCC di Mamuju berasal dari Makassar. Jumlah pil yang ditemukan juga mencapai ribuan.
"Kami sudah minta dua orang di Mamuju dan dua orang di Makassar untuk ditangkap. Karena BPOM tidak punya kewenangan untuk menangkap," ujar Hendri pada Jawa Pos, semalam.
Dia menuturkan, baru saja kembali dari Kendari untuk menyelidiki langsung kasus pil PCC itu. Dia menyebutkan jumlah korban pil PCC yang dirawat kini hanya 12 orang. "Kalau tersangka bandar PCC di Kendari masih dicari keberadaannya," ungkap dia.
Tapi, menurut dia, yang mengherankan, di Makassar dan Mamuju tidak sampai ada kehebohan seperti di Kendari. Belum ada laporan ada orang yang sampai dibawa ke rumah sakit gara-gara mengonsumsi PCC itu.
"Kami sudah mengantongi beberapa nama. Tapi, ini masih bandarnya, belum produsennya," ujar Hendri.
Dia kembali menegaskan bahwa pil PCC itu tidak bisa disebut sebagai obat. Dia menduga bahan baku cariprosodol yang telah dilarang sejak 2013 itu didatangkan lagi secara ilegal dari luar negeri.
Salah satu indikasinya adalah temuan bahan baku dari luar negeri yang didatangkan melalui Riau. Total barang cair yang dikemas dalam drum itu sekitar Rp 20 miliar. Barang itu telah diamankan oleh polisi setempat. "Kandungan pastinya sedang kami uji," ujar dia.
Lebih lanjut Hendri menuturkan bahwa peredaran pil PCC itu diduga kuat untuk meracuni anak-anak muda. Caranya dengan membagikan pil tersebut bahkan secara gratis.
Tapi, pil itu akan membuat ketagihan sehingga kelak akan mudah diperjualbelikan. "Ada tersistematis mafia yang masukkan obat secara ilegal yang tujuannya bukan untuk obat. Tapi, membuat produk ilegal," kata dia.
BPOM bersama polisi dan BNN akan mengadakan razia besar-besaran untuk mencari peredaran pil PCC di semua daerah. Dia berharap masyarakat juga lebih waspada bila ada orang yang membagi-bagikan pil PCC. "Beacukai juga akan dilibatkan untuk menstop barang ilegal ini," tegas dia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
