Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 September 2017 | 18.56 WIB

Ribuan Pil PCC Ditemukan di Makassar, Mafianya Sengaja Sasar Anak-anak

Puluhan ribu butir PCC yang disita BPOM Sulsel, Jumat, (15/9). - Image

Puluhan ribu butir PCC yang disita BPOM Sulsel, Jumat, (15/9).

JawaPos.com - Peredaran Pil PCC tidak hanya terdapat di Kendari, Sulawei Tenggara (Sultra) saja, tapi juga ada di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dan Makassar, Sulawesi Selatan (Sulteng).


Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan BPOM Hendri Suwadi mengungkapkan, ada temuan pil PCC di Mamuju dan Makassar.


Diduga pil PCC di Mamuju berasal dari Makassar. Jumlah pil yang ditemukan juga mencapai ribuan.


"Kami sudah minta dua orang di Mamuju dan dua orang di Makassar untuk ditangkap. Karena BPOM tidak punya kewenangan untuk menangkap," ujar Hendri pada Jawa Pos, semalam.


Dia menuturkan, baru saja kembali dari Kendari untuk menyelidiki langsung kasus pil PCC itu. Dia menyebutkan jumlah korban pil PCC yang dirawat kini hanya 12 orang. "Kalau tersangka bandar PCC di Kendari masih dicari keberadaannya," ungkap dia.


Tapi, menurut dia, yang mengherankan, di Makassar dan Mamuju tidak sampai ada kehebohan seperti di Kendari. Belum ada laporan ada orang yang sampai dibawa ke rumah sakit gara-gara mengonsumsi PCC itu.


"Kami sudah mengantongi beberapa nama. Tapi, ini masih bandarnya, belum produsennya," ujar Hendri.


Dia kembali menegaskan bahwa pil PCC itu tidak bisa disebut sebagai obat. Dia menduga bahan baku cariprosodol yang telah dilarang sejak 2013 itu didatangkan lagi secara ilegal dari luar negeri.


Salah satu indikasinya adalah temuan bahan baku dari luar negeri yang didatangkan melalui Riau. Total barang cair yang dikemas dalam drum itu sekitar Rp 20 miliar. Barang itu telah diamankan oleh polisi setempat. "Kandungan pastinya sedang kami uji," ujar dia.


Lebih lanjut Hendri menuturkan bahwa peredaran pil PCC itu diduga kuat untuk meracuni anak-anak muda. Caranya dengan membagikan pil tersebut bahkan secara gratis.


Tapi, pil itu akan membuat ketagihan sehingga kelak akan mudah diperjualbelikan. "Ada tersistematis mafia yang masukkan obat secara ilegal yang tujuannya bukan untuk obat. Tapi, membuat produk ilegal," kata dia.


BPOM bersama polisi dan BNN akan mengadakan razia besar-besaran untuk mencari peredaran pil PCC di semua daerah. Dia berharap masyarakat juga lebih waspada bila ada orang yang membagi-bagikan pil PCC. "Beacukai juga akan dilibatkan untuk menstop barang ilegal ini," tegas dia. 

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore