Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2017 | 19.10 WIB

Sainz Tak Nyaman Pindah Tim

PUSAT PERHATIAN: Wartawan Jawa Pos Candra Kurnia bersama pembalap Toro Rosso Carlos Sainz Jr. - Image

PUSAT PERHATIAN: Wartawan Jawa Pos Candra Kurnia bersama pembalap Toro Rosso Carlos Sainz Jr.

JawaPos.com- Perhatian wartawan di paddock GP Singapura akhir pekan ini terfokus pada sosok Carlos Sainz Jr. Namanya disebut-sebut segera mengisi kursi balap Renault selambat-lambatnya musim depan. Bahkan, jika kesepakatan dicapai lebih cepat, pembalap Spanyol tersebut bisa membalap untuk tim barunya pada GP Malaysia 1 Oktober mendatang.


Tidak seperti biasanya, paddock Toro Rosso di Marina Bay begitu ramai dikerubuti wartawan kemarin sore. Para pemburu berita dari seluruh penjuru dunia datang menyimpan pertanyaan yang sama. Mereka ingin mengklarifikasi kebenaran kabar tentang transfer Sainz dari Toro Rosso ke Renault yang melibatkan banyak pihak tersebut.


’’Tak apa, kalau saya jadi kalian (wartawan), saya juga akan melakukan hal yang sama (datang mengklarifikasi langsung berita tersebut),’’ ucap Sainz meladeni pertanyaan yang sama satu per satu dari wartawan televisi. Sainz dengan tenang menjawab pertanyaan yang hampir sama ketika belasan wartawan media cetak dan online sudah menunggunya kemudian.


’’Ini adalah keputusan yang melibatkan banyak manufaktur. Pembalap hanya bagian kecil dalam pengambilan keputusan itu. Jadi, biarkan mereka yang mengumumkan,’’ imbuhnya.


Menurut dia, menjadi pusat perhatian transfer ke tim lain membuktikan bahwa kerja kerasnya di F1 selama ini dihargai. Terbukti ada yang menginginkannya. Tapi sayangnya, Sainz merasa tidak terlalu nyaman jika harus pindah ke Renault. Menurut dia, di Toro Rosso, dirinya merasa nyaman dan bisa bekerja sama dengan baik dengan orang-orang di sana. ’’Secara personal tidak (ingin pindah ke tim lain). Di Toro Rosso, saya menjadi orang yang bahagia,’’ tambahnya.


Sainz dikabarkan akan menggantikan Jolyon Palmer di Renault. Melibatkan banyak pihak karena kesepakatan tersebut memang terjadi antara Renault, McLaren, dan Red Bull. McLaren ingin menggunakan mesin Renault tahun depan untuk menggantikan Honda. Sementara itu, untuk bisa bertahan di F1, Honda harus menyuplai mesin kepada tim. Toro Rosso yang akan menjadi pelabuhan barunya.


Renault meminta kompensasi lebih besar untuk kesepakatan tersebut. Alhasil, Red Bull, tim induk Toro Rosso, akan meminjamkan Sainz ke Renault tahun depan. ’’Saya rasa mereka akan mengumumkannya segera. Apakah di Singapura ini? Saya tidak tahu,’’ ucap putra pereli legendaris Carlos Sainz itu.


Di sisi lain, Palmer yang kabarnya bakal digusur Sainz justru yakin bisa bertahan hingga akhir musim. Menurut dia, kontrak sudah ditandatangani. Isinya menegaskan bahwa dirinya adalah pembalap Renault sampai tujuh seri terakhir tahun ini.


Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore