
Dokter spesialis gizi klinik dr. Juwalita Surapsari, M Gizi, SpGK
JawaPos.com – Tahap menyusui adalah masa yang paling menyenangkan bagi bunda. Pemberian ASI eksklusif diberikan hingga usia bayi berusia enam bulan. Setelah itu, ASI dilanjutkan dengan pemberian Makanan Pendamping ASI hingga buah hati berusia 2 tahun. Selama itu pula, gizi bunda harus diperhatikan.
Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Juwalita Surapsari, M Gizi, SpGK punya tips agar ibu menyusui bisa menjalani masa menyenangkan itu dengan sehat. Pakar gizi dari Prodia Health Care Bintaro tersebut memaparkan asupan nutrisi bunda sangat berpengaruh kepada produksi ASI.
“Ibu menyusui memerlukan energi yang cukup untuk dapat memproduksi ASI dengan lancar dan dengan kualitas yang baik,” tegasnya dalam konferensi pers Lactamil, Kamis (31/8).
Untuk itu, asupan karbohidrat, protein, dan lemak pun harus terpenuhi dengan baik melalui pola makan yang teratur dan porsi seimbang. Selain mencukupi kebutuhan energi dan zat gizi makro, ibu menyusui juga perlu memenuhi kebutuhan zat gizi mikro demi tumbuh kembang anak yang optimal.
Misalnya, asam folat, vitamin D, zat besi dan kalsium. Beberapa sumber makanan yang dapat dikonsumsi ibu menyusui contohnya, sayuran berwarna hijau seperti daun katuk dan bayam yang kaya kalsium, zat besi, dan asam folat. Lalu daging, ikan, telur, dan susu, yang merupakan sumber protein terbaik.
Juwalita menekankan, konsumsi makanan dan minuman ibu menyusui yang bergizi seimbang dapat menghasilkan ASI berkualitas. Yang disebut ASI berkualitas, mengandung cairan biologis yang dinamis dan kompleks. Di dalamnya terdiri dari 200 zat aktif termasuk imunoprotektor, enzim, hormon, vitamin, faktor pertumbuhan, dan faktor lainnya.
Kandungan itu mampu memberikan imunitas kepada buah hati dan dalam jangka panjang dapat menurunkan risiko obesitas. Bayi ASI juga tidak rentan dengan diabetes tipe 1 dan 2.
“Selain itu, menyusui juga memiliki manfaat bagi ibu karena dapat menurunkan risiko depresi pasca persalinan, obesitas, diabetes melitus, dan beberapa kanker,” tegasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
