Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Juni 2017 | 01.13 WIB

Separo India, Homoseksual, 38 Tahun: PM Baru Irlandia

MENGAKU: Leo Varadkar menyatakan dia homoseksual pada 2015 di salah satu tayangan TV. - Image

MENGAKU: Leo Varadkar menyatakan dia homoseksual pada 2015 di salah satu tayangan TV.




JawaPos.com – Ketika ayah Leo Varadkar, Ashok, pindah ke Irlandia dari India pada 1970an, dia memilih salah satu negara paling konservatif di Eropa sebagai rumah barunya. Namun, 38 tahun setelah itu, anak bungsunya siap menjadi perdana menteri termuda pertama di Irlandia.



Tidak hanya itu, Varadkar adalah politikus pertama yang mengaku secara terbuka kalau dia homoseksual. Padahal, Irlandia adalah negeri yang mayoritas penduduknya adalah Katolik taat. Penunjukan Varadkar sebagai PM hampir pasti setelah Partai Fine Gael memilihnya sebagai ketua umum partai. Dengan itu, dia akan menggantikan posisi Enda Kenny sebagai PM.



Kenny yang menjadi PM Irlandia sejak 2011 mengumumkan pada pertengahan Mei lalu kalau dia akan mundur sebagai ketua umum Partai Fine Gael. Setelah itu, setelah partai terbesar di Irlandia itu berhasil memilih penggantinya sebagai ketua umum, dia akan mundur sebagai PM. Kenny, 66, mundur setelah mendapat tekanan dari partainya seiring kasus korupsi yang melibatkan kepolisian Irlandia.



Setelah Varadkar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Fine Gael, hampir dipastikan lelaki 38 tahun itu akan menjadi PM baru Irlandia. ”Jika seseorang di usia saya, memiliki ras campuran, dan semua karakter yang ada pada diri saya secara potensial bisa menjadi pemimpin di negara ini, saya pikir itu akan mengirimkan pesan kepada anak-anak kita kalau tidak ada kantor di Irlandia yang tidak bisa mereka masuki,” kata Varadkar kepada radio Newstalk.



Selain itu, kenyataan bahwa Varadkar adalah gay dan itu sangat jarang disebut-sebut dalam pemberitaan media, menunjukkan bagaimana Irlandia sudah menerimanya. Varadkar lahir pada 18 Januari 1979 di Dublin. Ayahnya, Ashok, adalah dokter dari Mumbai, India. Ashok bertemu ibunya, Miriam, warga asli Irlandia, yang saat itu menjadi suster. Mereka bertemu di Slough, Berkshire. Negeri dimana Varadkar tumbuh dewasa berbeda dibandingkan saat ini. Sampai 1990an, homoseksual dan perceraian dilarang negara. Tetapi sekarang semua berbeda. (reuters/bbc/tia/JPK)


Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore