
DEKAT: Abdullah Sholeh bermain dengan harimau kesayangannya. Dia telah memelihara binatang buas itu sejak 10 tahun lalu.
JawaPos.com- Kisah pertemanan antara manusia dan harimau seperti dalam buku dan film Life of Pi bisa dijumpai di Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Selama sepuluh tahun, Abdullah Sholeh, santri di Pondok Pesantren Al Kaffah, telah bersahabat karib dengan Mulan Jamilah, seekor harimau Benggala (panthera tigris bengalensis).
Sholeh –sapaan karib Abdullah Sholeh– mengaku memelihara Mulan sejak harimau betina itu berusia 3 bulan. ”Saat itu diberi teman, kemudian kami pelihara di sini. Sekarang usianya sekitar 10 tahun,” ujarnya setelah memberikan makan Mulan.
Sehari-hari, lanjut dia, harimau seberat 182 kilogram tersebut makan sebanyak dua kali. Menunya adalah daging ayam segar sebanyak 5 kilogram.
Setiap akan memberikan makan Mulan, Sholeh melakukan persiapan khusus. Yakni, mengenakan pakaian tebal serta melilitkan sarung di lehernya. ”Ini untuk antisipasi agar tidak terluka,” ungkapnya.
Sebab, perilaku Mulan seperti kucing yang suka diajak bermain. Bahkan, Sholeh tak segan-segan memeluk dan mencium Mulan. Sesekali, Mulan bergelayut manja di lengan dan punggungnya.
”Dulu waktu masih kecil sering bermain di dalam rumah. Tapi, karena khawatir membahayakan, akhirnya sekarang terus di kandang,” ujar pria 35 tahun tersebut.
Mulan menempati lahan seluas 5 ribu meter persegi yang mirip seperti hutan mini dengan semak-semak serta pepohonan. Sebagai pengaman, terpasang pagar ram besi di sekeliling kandang. Untuk merawat Mulan, Sholeh sudah memiliki izin tertulis dari Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Malang.
Menurut Sholeh, bersahabat dengan binatang buas itu, bukan tak ada risiko. Berkali-kali, dia menderita luka sobek di tangan, kaki, dan wajah akibat kuku-kuku Mulan.
Namun, Sholeh mengaku tidak pernah kapok. Dia tahu persis Mulan tidak berniat melukai, tapi hanya disebabkan tenaga besar yang dimilikinya. ”Bagi Mulan, itu hanya main-main. Tapi, karena tenaganya besar, kadang-kadang luka sedikit,” jelasnya. (lil/lid/diq)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
