
Warga beraktivitas ketika banjir di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta, Rabu (1/1/2020). Banjir yang terjadi di kawasan tersebut akibat luapan air dari Kali Sunter. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Beberapa kawasan di Jabodetabek terkena banjir, mulai dari setinggi betis hingga melebihi atap rumah. Jika rumah tersebut dijual, bagaimanakah harga jualnya?
Pengamat Properti Aleviery Akbar mengatakan bahwa kawasan banjir tentunya berdampak pada harga jual properti. Akan tetapi, penurunan harga bersifat sementara.
"Secara umum pengaruh harga properti di area yang terkena banjir akan ada, tapi sifatnya temporary aja, penurunan harga tidak akan langsung drastis," ungkapnya ketika dihubungi JawaPos.com, Jumat (3/1).
Menurutnya, penurunan harga properti hanya akan terlihat pada pemberian diskon saja. Maka dari itu, penurunan tidak terlalu besar. "Nggak besar, biasanya mereka menurunkan harga hanya diskon saja, tadinya tidak ada diskon, menjadi ada diskon. Misalnya harga jual Rp 5 juta per meter, di jual kasih diskon 10 persen artinya ada pengurangan Rp 500 ribu, kira-kira jadi 4,5 juta per meter," ujarnya.
Namun, jika masyarakat yang rumahnya terendam banjir ingin segera menjual asetnya, maka harga akan turun secara drastis. Mengingat, saat ini sedang musim penghujan.
"Kecuali beberapa pemilik memang mau menjual karena kebutuhan mendesak atau akan pindah ke area lain. Kalau sekarang ini saya rasa orang akan berpikir dua kali untuk membeli kan, kalaupun ada yang mau jual, pasti harganya udah murah sekali itu," terang dia.
Kepada para developer, terkait banyaknya wilayah yang terdampak banjir, rasanya tidak tepat jika mengatakan kawasan mana yang bagus untuk dijadikan lokasi pengembangan properti. Menurut Aleviery, para developer harus melihat wilayah mana yang tidak berdampak signifikan akibat curah hujan yang tinggi.
"Sekarang kita lihat aja, semua Jakarta banjir, kalau kita bilang nggak cocok, nggak bisa gitu. Kita harus memilih area yang tidak terdampak signifikan, misalnya Pondok Indah yang nggak terlalu keliatan," tuturnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
