
Ilustrasi properti
JawaPos.com - Di tengah tahun politik yang berlangsung, para investor diperkirakan belum mau menanamkan modalnya dengan gencar. Mereka diperkirakan masih wait and see untuk melihat pasar.
Akan tetapi dugaan seperti itu tidak sepenuhnya benar. Direktur Marketing Permata Graha Land (PGL) Satya Adi menyebut, faktor wait and see sebenarnya tidak terlalu signifikan bagi investor. Yang lebih utama adalah instrument yang mereka gunakan untuk berinvestasi.
"Properti adalah instrument investasi yang paling aman dan menguntungkan di tahun politik," ujar Satya Adi dalam keterangan persnya, Senin (18/3).
Respons positif para investor itu dipengaruhi oleh sentiment positive terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan situasi politik yang stabil menjelang pemilu.
Satya menambahkan, untuk saat ini investasi properti di Bali masih dianggap sangat menjanjikan. Buktinya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir terdapat peningkatan jumlah wisatawan, baik domestik maupun internasional. Hal ini tentu berpengaruh terhadap bisnis properti di pulau dewata tersebut.
"Tahun 2018 tercatat jumlah wistawan mancanegara menebus 5,7 juta orang. Ini sungguh potensi yang luar biasa bagi para investor properti,” ujarnya.
Faktornya selain harga, konsumen juga melihat lokasi properti itu sendiri. Di Bali misalnya, sejumlah tawaran investasi properti lokasinya sangat strategis. Tidak sedikit yang berada di tengah kawasan wisata.
Properti-properti di tengah-tengah lokasi lokasi wisata tentu saja harganya cukup menjanjikan. Sebab para turis yang datang sudah siap untuk menghabiskan uangnya, asalkan mendapatkan kenyamanan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
