
Suasana indahnya matahari terbenam di Perumahan subsidi Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Tren investasi properti kini makin mengarah ke rumah bekas, terutama unit hasil lelang bank. Selain harganya jauh di bawah pasar, rumah lelang dinilai memberikan peluang cuan besar dalam waktu singkat, terutama bagi investor yang tahu celah pasar.
Dewan Pembina AREBI Jawa Timur Rudi Sutanto menyebut rumah yang dilelang bank karena kredit macet, terutama yang masa KPR-nya sudah berjalan 10 tahun ke atas, paling menarik bagi investor. Pihak bank juga ingin segera melepas jika cicilan rumah tersebut sudah lama. "Kalau bicara harga, rumah hasil lelang bisa lebih murah 40 sampai 50 persen dari harga pasar. Apalagi kalau sudah lelang kedua atau ketiga, harganya makin ditekan," ucapnya.
Principal Java Property CitraLand Surabaya itu menuturkan, investor juga lebih tertarik pada rumah lelang karena potensi keuntungannya nyata dan langsung bisa diuangkan. "Beli lelang, dapat murah, benahi sedikit, langsung jual lagi. Margin-nya bisa besar. Bahkan kami para pelaku properti juga sering ikut berburu unit seperti itu," ujarnya.
Sementara itu, pwner U-nit Property, Lien, menyebut rumah second memang sudah lama jadi pasar yang bergerak cepat, namun saat ini makin ramai. Penjualan naik sekitar 30 persen. Orang lebih memilih second karena lebih murah dari primary. Dia menambahkan, kelengkapan dokumen rumah bekas lebih terjamin dan proses jual-belinya kini makin lancar dengan bantuan broker resmi.
Apartemen pun ikut terdampak tren investasi properti. Lien menyebut apartemen dengan harga Rp 300 juta hingga Rp 1 miliar laku cepat, terutama di kawasan strategis. "Sekarang apartemen itu jadi kebutuhan, bukan sekadar lifestyle," ucapnya singkat.
Ketua DPD AREBI Jawa Timur Budiono Yuwono mengakui bahwa tren rumah lelang memang tengah naik, terutama dari kalangan investor. Mereka mencari selisih harga. Unit yang dilepas bank karena kredit macet biasanya sangat menarik. "Kalau sudah tiga kali lelang, makin turun harganya, makin jadi rebutan," kata Budiono.(omy)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
