Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Februari 2020 | 16.23 WIB

Pemindahan Ibu Kota jadi Angin Segar Bagi Emiten Properti

Ilustrasi pembangunan rumah. (Dok. Jawa Pos) - Image

Ilustrasi pembangunan rumah. (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemindahan ibu kota negara ke Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor di daerah tersebut. Buktinya, salah satunya pengembang, PT DMS Propertindo Tbk akan membangun hunian rumah tapak dan areal komersial di kawasan Samarinda, yaitu Accola Garden Samarinda.

Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan, Samarinda adalah kota yang strategis dan dekat dengan kawasan yang akan menjadi ibu kota baru. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Samarinda yang merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur terus meningkat.

Aktivitas industri perdagangan dan pengolahan sumber daya alam merupakan penggerak utamanya. Walaupun sempat melemah akibat sektor batu bara, semenjak tahun 2017, tapi pertumbuhannya sudah mulai bergerak positif 3,54 persen.

Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan tol sepanjang 99,35 km yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang positif bagi sektor properti. Menurutnya, Samarinda memerlukan sebuah kawasan yang terpadu, berskala besar dan terencana dengan baik.

Saat ini, DMS Propertindo melalui anak usahanya, PT DMS Prima Sentosa (DMSPS), memiliki persediaan tanah seluas 49,2 hektare (ha) di Samarinda. Lahan tersebut akan dikembangkan untuk proyek Accola Garden Samarinda.

"Hal ini tentu akan menguntungkan pengembang properti seperti PT DMS Propertindo Tbk yang telah memiliki cadangan lahan (landbank) di sana. Secara tidak langsung ada potensi yang bisa berdampak positif," ujarnya dalam keterangannya, Senin (3/2).

Pemerintah kini sedang melakukan kajian pra-masterplan terkait rencana pemindahan ibu kota negara ke Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kartanegara. Pendapat senada juga disampaikan analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta.

Menurutnya, relokasi ibu kota ke Kaltim menjadi sentimen positif bagi emiten properti yang memiliki proyek di sekitar wilayah tersebut, salah satunya Samarinda. "Tentu kota-kota di sekitarnya berpotensi memiliki infrastruktur yang lebih progresif, semisal di Samarinda," imbuhnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore