Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2026 | 22.13 WIB

Puan Tegaskan DPR Terbuka terhadap Kritik: Bukan Jarak, tapi Bagian dari Demokrasi

Ketua DPR RI Puan Maharani pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Ketua DPR RI Puan Maharani pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan komitmen DPR untuk terus melakukan pembenahan dan transformasi guna meningkatkan kinerja lembaga sekaligus menjawab harapan masyarakat.

Puan mengatakan, berbagai kritik dan masukan yang disampaikan publik akan menjadi bahan evaluasi bagi DPR. Menurutnya, masukan tersebut justru penting untuk mendorong lembaga legislatif memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugasnya.

“Kami, DPR RI, akan menjadikan setiap kritik dan masukan sebagai pendorong untuk memperbaiki diri dan bertransformasi secara lebih baik dalam memenuhi harapan rakyat,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).

Ia menyebut pimpinan dan seluruh anggota DPR memahami masih terdapat berbagai aspek yang perlu diperbaiki. Pembenahan tersebut mencakup pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, pengawasan, hingga diplomasi parlemen.

Karena itu, Puan memastikan DPR akan tetap membuka ruang terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ia menilai kritik tidak seharusnya dipahami sebagai bentuk kerenggangan hubungan antara rakyat dengan wakilnya di parlemen.

“Karena itu, DPR RI terbuka terhadap masukan, kritik, dan berbagai kalangan masyarakat. Kritik tidak semestinya dipandang sebagai jarak antara rakyat dan DPR, melainkan sebagai bagian dari hubungan demokratis yang menjaga DPR RI tetap dekat dengan aspirasi dan kenyataan hidup rakyat,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, tingkat kepercayaan publik terhadap DPR tidak bisa dibangun hanya melalui pernyataan. Menurutnya, kepercayaan tersebut harus dibuktikan melalui kerja yang konsisten dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

“Terutama dari konsistensi antara aspirasi yang didengar; kebijakan yang diambil; dan manfaat yang dapat dirasakan oleh rakyat,” tegasnya.

Puan juga menilai, keberhasilan DPR tidak semata-mata dapat dilihat dari jumlah undang-undang yang berhasil disahkan maupun banyaknya rapat yang digelar. Menurutnya, indikator yang jauh lebih penting adalah sejauh mana seluruh kerja parlemen memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Momentum peringatan HUT ke-81 DPR RI pun dinilai menjadi kesempatan bagi lembaga tersebut untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat kembali kepercayaan publik.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore