
Presiden Prabowo Subianto. (Youtube Setpres)
JawaPos.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang sempat terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, Presiden Prabowo tidak ingin para petani sawit menjadi pihak yang menanggung dampak dari kondisi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Amran usai bertemu Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6).
"Kami ditelepon beliau dan disampaikan, 'Pak Mentan kenapa terjadi penurunan?' Saya katakan kepada beliau, ini anomali," kata Amran.
Amran mengaku, menjelaskan kepada Presiden bahwa kondisi tersebut tidak sejalan dengan indikator ekonomi yang berlaku. Di tengah kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global dan penguatan nilai tukar dolar AS sekitar 10 persen, harga TBS justru mengalami penurunan.
"Ini tidak masuk akal," ujar Amran.
Sebagai respons atas situasi itu, Kementerian Pertanian (Kementan) segera mengundang para pelaku industri sawit dari berbagai daerah untuk melakukan evaluasi bersama. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan sekitar 700 perusahaan dari total 1.900 pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Indonesia.
Pemerintah, kata Amran, tidak akan tinggal diam apabila terdapat praktik yang berpotensi merugikan petani. Ia menegaskan, kepentingan petani harus menjadi prioritas utama dalam tata niaga komoditas sawit nasional.
"Nah, ini kami minta jangan bermain-main. Jangan korbankan rakyat. Petani plasma itu 15 juta, dengan seluruh keluarganya diperkirakan 30 juta orang," tuturnya.
Amran menambahkan, arahan Presiden Prabowo sangat tegas, yakni memastikan seluruh kebijakan pemerintah memberikan perlindungan dan keberpihakan kepada petani sawit, terutama petani plasma yang selama ini menjadi salah satu penopang utama produksi sawit nasional.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
