
Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2). (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (5/2). Sosok Juda Agung menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang telah resmi terpilih sebagai Deputi Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI).
"Demi allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD RI 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya," kata Prabowo saat melantik Juda Agung.
"Demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara bahwa saya dlm menjalankan tugas jabatan akan menujunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," tambahnya.
Mengutip laman resmi Bank Indonesia, Juda Agung lahir di Pontianak pada 1964. Ia menempuh pendidikan di bidang Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987.
Juda melanjutkan pendidikannya di University of Birmingham dan mendapatkan gelar Master di bidang Money Banking and Finance pada 1995. Ia juga mendapatkan gelar PhD di bidang Economics dari University of Birmingham pada 1999.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Internasional Monetary Fund (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat periode 2017-2019. Di Bank Indonesia ia menjabat sebagai Asisten Gubernur yang membawahi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial periode 2020-2022.
Juda Agung resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 pada 24 Desember 2021. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 6 Januari 2022 dengan masa jabatan sampai 2027.
Namun, Juda Agung telah resmi mengundurkan diri sebagai Deputi Dewan Gubernur BI pada 13 Januari 2026 yang kemudian posisinya digantikan oleh Thomas Djiwandono yang merupakan mantan Wakil Menteri Keuangan.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
