
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menyampaikan pidato politik saat pembukaan Muktamar ke-10 PPP di Jakarta, Sabtu (27/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sempat mengalami dualisme kepemimpinan setelah Muktamar X Ancol, Jakarta, pada Sabtu (27/9) lalu. Kini kisruh itu berakhir. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menyampaikan permohonan maaf atas dinamika yang sempat terjadi di internal partai pasca penyelenggaraan Muktamar X Ancol.
Dia mengaku perbedaan pendapat di internal PPP telah menimbulkan kegaduhan politik. "Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah, konstituen PPP, serta seluruh masyarakat Indonesia atas dinamika dan perbedaan pendapat yang terjadi selama penyelenggaraan Muktamar ke-X PPP,” kata Mardiono dalam unggahan pada media sosial Instagram, Selasa (7/10).
Mardiono menegaskan berkomitmen untuk menutup lembaran lama dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran berharga bagi seluruh kader. Menurut dia, konflik internal harus diakhiri agar partai bisa kembali fokus menjalankan peran politiknya sebagai rumah besar umat Islam yang memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Insya Allah, hal ini menjadi momentum untuk introspeksi dan evaluasi kinerja kami ke depan. Dengan penuh semangat baru, kami kini bersatu dan berkomitmen untuk melangkah bersama demi kemaslahatan umat dan kemajuan Indonesia,” ucapnya.
Ia mengungkapkan terima kasih kepada pemerintah, terutama Kementerian Hukum yang telah memberikan pelayanan cepat dan profesional dalam menyelesaikan persoalan administrasi kepengurusan partai. "Saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Hukum atas pelayanan yang cepat dan profesional,” tegas Mardiono.
Sebelumnya, Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas memediasi konflik internal PPP antara kubu Muhamad Mardiono dan Agus Suparmanto. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya dualisme kepemimpinan PPP yang berkepanjangan, setelah Muktamar X di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9).
Supratman mengaku telah menerima surat dari PPP yang berisi pemberitahuan tentang perubahan susunan kepengurusan hasil diskusi internal antara dua kubu yang sebelumnya sempat berselisih.
“Hari ini saya mengeluarkan surat keputusan Menteri Hukum yang baru, dimana Pak Haji Muhamad Mardiono tetap menjadi Ketua Umum PPP, kemudian Pak Agus menjadi Wakil Ketua Umum, kemudian Pak Gus Taj Yasin menjadi Sekretaris Jenderal dan Fauzan menjadi Bendahara Umum,” ucap Supratman di kantor Kemenkum, Jakarta, Senin (6/10).
Supratman berharap keputusan itu dapat membawa suasana sejuk di internal partai dan mengakhiri ketegangan yang sempat mencuat. “Mudah-mudahan dengan keluar SK yang baru ini ada kesejukan kembali kepada keluarga besar PPP,” ujar Supratman.
Dalam kesempatan tersebut, Supratman juga mengingatkan pentingnya soliditas internal PPP menjelang agenda politik nasional ke depan. Ia menilai, partai dengan sejarah panjang seperti PPP memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan stabilitas politik nasional.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa PPP di bawah kepengurusan baru akan segera menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) sebagai langkah konsolidasi.
“Saya sampaikan bahwa PPP akan segera menyelenggarakan Mukernas dan itu akan dilakukan oleh pengurus yang baru hari ini. Waktunya nanti kami serahkan sepenuhnya, tetapi saya bermohon untuk bisa dalam segera mungkin itu bisa dilakukan,” pungkasnya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
