
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono saat Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ke-3 DPW PPP DKI Jakarta, di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, pada Sabtu (23/8/2025). (Istimewa)
JawaPos.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ke-3 di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, pada Sabtu (23/8).
Dalam forum tersebut, dukungan penuh diberikan kepada Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono untuk kembali memimpin partai berlambang Ka'bah secara definitif.
Ketua DPW PPP Jakarta Saiful Rahmat Dasuki menegaskan, kebutuhan Jakarta saat ini adalah kehadiran Mardiono sebagai nakhoda partai. Ia menginginkan Mardiono kembali menjadi Ketum PPP untuk periode 2025-2030.
“Kalau kami Jakarta hari ini memandang, kami lah yang membutuhkan Pak Mardiono untuk kembali memimpin,” kata Saiful usai Mukerwil, Minggu (24/8).
Saiful menyampaikan apresiasi atas kesediaan Mardiono hadir langsung di Pulau Tidung, sesuai dengan janji yang pernah diutarakan.
“Ini surprise sekali. Terima kasih Pak Ketum, karena tadi sudah saya sampaikan bahwa ini juga merupakan janji Pak Ketum untuk datang ke Kepulauan Seribu. Hari ini dibayar tunai oleh Pak Ketum dan teman-teman dari DPP. Kami sangat bangga sekali hari ini,” tutur Saiful.
Menanggapi aspirasi tersebut, Mardiono menegaskan dirinya tidak memiliki ambisi pribadi untuk kembali menjadi Ketua Umum. Namun, ia menyebut kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan jika memang dikehendaki para kader.
“Dalam hal ini memimpin adalah amanah, saya tidak berambisi. Tapi kalau seorang pemimpin dikehendaki oleh orang yang mau dipimpin, tentu itu panggilan bagi seorang kader. Jadi kalau nanti seluruh Indonesia mayoritas masih memiliki keinginan, insya Allah saya memenuhi panggilan tersebut,” ujar Mardiono.
Dukungan kepada Mardiono bukan hanya muncul saat Mukerwil, melainkan juga merupakan aspirasi yang sudah disampaikan melalui Musyawarah Cabang (Mukercab) di tingkat DPC se-Jakarta.
Para pengurus cabang secara bulat menginginkan agar Mardiono melanjutkan kepemimpinan dalam periode 2025-2030.
Mukerwil ke-3 DPW PPP Jakarta sendiri menghasilkan sejumlah keputusan strategis, baik internal maupun eksternal.
Secara internal, forum sepakat mendukung Mardiono sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2025-2030 pada Muktamar X PPP tahun 2025, serta meminta agar pelaksanaan muktamar digelar secara kondusif dan penuh suasana silaturahmi demi kebangkitan PPP menuju Pemilu 2029.
Sementara secara eksternal, DPW PPP Jakarta menyatakan komitmen mendukung serta menyukseskan program kerja Presiden RI Prabowo Subianto. Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, dan Swasembada Pangan.
Dukungan juga diberikan kepada program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo-Rano Karno, demi peningkatan kesejahteraan warga ibu kota.
Dengan dukungan yang semakin menguat dari para kader, merupakan jalan Muhamad Mardiono untuk kembali memimpin PPP periode mendatang kian terbuka lebar. Namun, keputusan final akan ditentukan pada Muktamar X PPP yang akan digelar dalam waktu dekat.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
