
Mock Up pesawat tempur generasi kelima, KAAN, yang ditampilkan dalam Indo Defence 2024 pada 11-14 Juni 2025. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI memang penting. Termasuk pesawat tempur yang dibutuhkan oleh Angkatan Udara. Namun, Komisi I DPR ingin pemerintah lebih cermat sebelum memutuskan pengadaan dalam jumlah besar. Hal itu disampaikan menyusul penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Turkiye terkait pesawat tempur KAAN.
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Oleh Soleh menyatakan dukungan terhadap rencana pemerintah. Termasuk bila pemerintah benar-benar membeli jet tempur generasi lima tersebut. Namun, dia menekankan bahwa pemerintah harus cermat. Apalagi bila pembelian alutsista tersebut butuh biaya besar.
”Penguatan alutsista TNI, khususnya di matra udara, adalah keharusan. Jet tempur generasi kelima seperti KAAN akan memberikan keunggulan teknologi dan meningkatkan daya gentar Indonesia di kawasan,” kata Oleh dikutip JawaPos.com pada Sabtu (14/6).
Menurut politisi yang berasal dari Dapil Jawa Barat XI itu, ada aspek transfer of technology yang sangat penting dalam kerja sama tersebut. Dia menilai, kerja sama itu tidak boleh hanya sebatas pengadaan barang jadi. Melainkan harus membuka ruang kolaborasi industri pertahanan (inhan) dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam negeri.
”Kami mendukung jika pembelian ini disertai dengan skema transfer teknologi dan partisipasi industri pertahanan nasional. Indonesia harus mendapatkan manfaat strategis jangka panjang, bukan hanya kepemilikan alat tempur canggih,” imbuhnya.
Komisi I DPR akan memastikan proses kerja sama itu berjalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, Oleh juga mengingatkan pemerintah untuk memperhitungkan aspek pembiayaan secara cermat agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mengingat bila jual beli itu terwujud nilai proyeknya akan sangat besar.
”Anggaran dan jadwal pengiriman harus dikelola secara matang. Kami akan mengawal dari sisi pengawasan parlemen agar tidak terjadi pembengkakan biaya atau penundaan pengiriman yang merugikan negara,” kata dia.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
