Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Februari 2024 | 19.59 WIB

Relawan Ganjar-Mahfud dan Anies-Imin Gelar Nobar Debat di 40 Titik Berbeda, Klaim Sebagai Potret Demokrasi

Relawan pendukung paslon 01 dan 03 mengadakan nonton bareng debat terakhir Pilpres 2024 pada 4 Februari 2024. (Istimewa) - Image

Relawan pendukung paslon 01 dan 03 mengadakan nonton bareng debat terakhir Pilpres 2024 pada 4 Februari 2024. (Istimewa)

JawaPos.com - Relawan Progresif yang mendukung pasangan calon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud MD, menggandeng beberapa relawan pendukung pasangan calon nomor urut 1, Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar, dalam acara nonton bersama (nobar) debat terakhir yang diadakan di Kawasan Kemang, Minggu (4/2) malam lalu.

Direktur Nasional Progresif, Eka Sastra dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (6/2) mengungkapkan bahwa konsep acara nobar ini telah diniatkan sejak lama. Dia menginginkan semua relawan bisa bersatu untuk hal yang lebih substantial, yakni kebersamaan dan persatuan.

Kebersamaan ini, menurutnya, baru terwujud di debat terakhir karena sebelumnya kedua kelompok relawan terikat dengan agenda masing-masing dan ada banyak permintaan dari relawan di berbagai daerah untuk mengadakan acara serupa.

"Melihat adanya kesamaan visi dan misi antara kedua belah pihak terutama untuk menyelamatkan demokrasi dan cita-cita reformasi, kami berkeinginan untuk memfasilitasi acara bersama ini. Meski sempat tertunda karena kesibukan, akhirnya dapat terselenggara pada debat final," jelas Eka.

Eka melanjutkan acara ini berhasil dilaksanakan serentak di 40 lokasi berbeda, di antaranya di  Solo, Provinsi Riau, Sulawesi Barat, dan Sumatera Barat. “Nobar ini menandai sebuah peristiwa yang penuh dengan kegembiraan dan solidaritas. Semoga ini menjadi langkah awal untuk komunikasi yang lebih intens antara kedua kubu," tambah Eka.

Eka menambahkan, sebelumnya, kedua kubu telah melakukan berbagai diskusi dan perencanaan untuk kegiatan ini, yang menurut Eka telah berlangsung lama dan intens. "Kami telah berkomunikasi dan merencanakan ini jauh sebelum munculnya simbol-simbol politik baru, dan akhirnya bisa terlaksana malam ini," ujar Eka.

“Kami tidak ingin Pemilu 2024 mengalami erosi berupa pembajakan demokrasi lewat konstitusi yang ditujukan untuk melegitimasi politik dinasti dan kekuasaan para oligarki,” tegas Eka.

Lebih lanjut, Eka mengutarakan bahwa partisipasi dalam pemilu ini juga didorong oleh keinginan untuk meningkatkan kepastian hukum dan inklusivitas ekonomi, khususnya untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. "Kami ingin ekonomi kita tumbuh secara adil dan inklusif, di mana UMKM dapat berkolaborasi dengan entitas bisnis yang lebih besar," terang Eka.

Senada dengan itu, Dewan Pengarah Relawan IndonesiAnies, Andri Alimuddin, yang juga merupakan anggota Timnas Amin mengatakan, keberhasilan acara ini terletak pada apa yang berhasil dicapai bersama.

"Kami menemukan banyak titik temu, yang memungkinkan kami untuk bersatu demi menghadapi tantangan yang ada pada demokrasi kita," ucap Andri.

“Ïnilah potret demokrasi. Kita bisa berbeda dukungan, tetapi kita bersatu untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore