
BERBAGI WAWASAN: Para aktivis mahasiswa berdiskusi dengan Ganjar Pranowo tentang berbagai isu di RM Parikoton, Pakis, Kabupaten Malang, Senin (16/10).
JawaPos.com - Bacapres Ganjar Pranowo bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam'iyatul Washliyah, Masyhuril Khamis. Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas mengenai pendidikan di Indonesia. Ganjar Pranowo dinilai sebagai sosok yang bisa menyelesaikan masalah pendidikan, termasuk di dalamnya kesejahteraan bagi guru pendidik hingga guru agama.
"Terima kasih Mas Ganjar sudah datang. Kami senang bisa bersilaturahmi dengan Mas Ganjar," ucap Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam'iyatul Washliyah, Masyhuril Khamis di Jakarta Pusat, Kamis (9/11).
Masyhuril menyakini Ganjar merupakan orang baik dan mampu mengajak pada kebaikan. Selain itu, Ganjar juga akan mampu memberikan perhatian lebih pada dunia pendidikan dan para guru-guru khususnya di daerah terpencil.
"Kalau misalkan ada yang disebut penghargaan, sesungguhnya lah mereka menurut kami hari ini yang menjadi pintu berkah. Kenapa? karena mereka ulama-ulama, guru guru bekerja untuk menyelematkan akhlak atau budi pekerti," kata Masyhuril.
Masyhuril menyatakan, siap menyusun konsep aktualisasi pendidikan yang mencakup pendidikan rohani, jasmani, dan intelektualitas. Mereka meyakini bahwa pembangunan rohani adalah hal yang krusial, terutama dalam menangani isu moral dan etika, yang saat ini menjadi perhatian utama.
"Pendidikan itu meliputi tiga aspek ya, pendidikan rohani, jasmani dan pendidikan intelektualitas. Kita tidak boleh hanya berbicara soal intelektualitas saja, fisik saja, tapi jauh lebih penting menurut pandangan kami adalah pembangunan rohani," ujar Masyhuril.
Ia mengungkapkan, organisasi bergerak dalam keagamaan, pendidikan hingga sosial kemasyarakatan. Jamaahnya tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk yang besar berada di Sumatera Utara. Para ulama mereka memiliki sasaran dakwah hingga ke pelosok-pelosok daerah seperti di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga pulau Jawa.
Sementara Ganjar mengaku telah membahas tentang pentingnya pendidikan hingga kesejahteraan bagi guru, khususnya guru agama yang berada di daerah pedalaman maupun di daerah terpencil Indonesia.
"Ada banyak hal tadi soal pendidikan, perhatian sama guru, karena Al Jam'iyatul Washliyah ini ada pendidiman, ada dakwah dan sosial dan punya banyak sekolah, termasuk di remot-remot area, mereka menyampaikan betapa pentingnya pendidikan, dan betapa pentingnya memperhatikan para guru," kata Ganjar.
Ganjar berkomitmen untuk memberikan perhatian pada dunia pendidikan sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM), termasuk berkomitmen untuk memperhatikan para guru pendidik dan agama.
Ganjar juga akan mengantisipasi dan memperbaiki situasi pendidikan secara menyeluruh, agar pendidikan lebih mudah diakses dan meningkatkan SDM secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan kebutuhan akan mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.
"Kita mesti mengantisipasi situasi dan kondisi dengan pendidikan yang jauh lebih baik, lebih cepat dan semuanya akan bisa mencapai. Ini sumber daya manusia yang memang harus kita dorong agar bonus demografi kita dapat," pungkas Ganjar.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
