Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 September 2023 | 05.21 WIB

Elite Gerindra Ungkap Penyebab Pertemuan Prabowo-Cak Imin Batal Digelar Malam Ini

MENANTI DEKLARASI: Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB A. Muhaimin Iskandar menekan kesepakatan koalisi sejak Agustus 2022. - Image

MENANTI DEKLARASI: Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB A. Muhaimin Iskandar menekan kesepakatan koalisi sejak Agustus 2022.

 
JawaPos.com - Rencana pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang sedianya dilakukan pada Jumat (1/9) malam ini, batal digelar. Sebab, pihak dari PKB memutuskan membatalkan rencana pertemuan itu.
 
"Bahwa tidak ada atau tidak jadi melakukan pertemuan," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/9). 
 
Wakil Ketua DPR RI ini mengakui, saat rumor duet Anies Baswedan dengan Cak Imin mencuat, memang Prabowo Subianto langsung menghubungi Cak Imin, pada Kamis (31/8) malam. Bahkan, keduanya berencana melakukan pertemuan.
 
 
Namun, Prabowo baru bisa bertemu pada hari ini setelah berkegiatan selepas pukul 18.30 WIB. Tetapi, pihak dari Cak Imin membatalkan agenda pertemuan itu.
 
"Namun, kemudian dari pihak Pak Muhaimin tadi sore sekitar pukul 15.00 WIB meminta atau kemudian memberitahu bahwa tidak ada atau tidak jadi melakukan pertemuan begitu," ucap Dasco.
 
Terkait adanya keputusan dari PKB yang secara resmi bergabung ke koalisi Partai NasDem, kata Dasco, Partai Gerindra menghormati keputusan tersebut. Menurut Dasco, kerja sama politik PKB dengan Partai Gerindra yang semula berada di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), secara otomastis bubar dengan sendirinya. 
 
“Terhadap keputusan yang telah diambil oleh PKB, yaitu menerima kerja sama politik dengan Partai NasDem, sehingga otomatis menyebabkan kerja sama politik Gerindra dan PKB berakhir atau KKIR menjadi bubar dengan sendirinya,” tegas Dasco.
 
 
Sebelumnya diberitakan, PKB secara resmi menerima pinangan dari Partai NasDem agar Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Keputusan ini disampaikan setelah PKB menggelar rapat pleno di DPW PKB Jawa Timur, pada Jumat (1/9).
 
"Siap kami terima lamaran atau tawaran dari Nasdem. Kami menerima tawaran itu dengan baik dan artinya siap mendampingi Anies Baswedan pada 2024," terang Hasanuddin. 
 
Dia menegaskan bahwa hal itu sudah diputuskan bersama dengan para kyai NU, majelis syura, hingga internal PKB. "Budal Gus (Cak Imin)," pungkasnya.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore