
Ilustrasi. Bagus/Jawa Pos
JawaPos.com - 63 bakal calon kepala daerah dinyatakan positif covid-19. Tahapan Pilkada Serentak 2020 disinyalir menjadi klaster baru penularan Covid-19. Situasi seperti ini membuat publik mendesak pemerintah untuk menunda lagi pesta demokrasi tersebut.
Dorongan penundaan Pilkada 2020 itu tercermin dari survei yang dilakukan Polmatrix Indonesia. "Temuan survei menunjukkan publik lebih memilih opsi Pilkada Serentak 2020 untuk ditunda di seluruh daerah," ungkap Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto dalam keterangan persnya, Rabu (16/9).
Dalam survei itu disebutkan bahwa 72,4 persen responden memilih opsi menunda pilkada. Mereka khawatir kerumunan massa dalam pilkada memicu klaster baru Covid-19.
Baca juga: Gunakan Alat Bantu di Jantung, Cabup Ini Gagal Tes Kesehatan Pilkada

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
