
Dua calon presiden, Jokowi da Prabowo Subianto sesaat sebelum pelaksanaan debat keempat Sabtu (30/3) malam.
JawaPos.com - Keterlibatan Indonesia dalam menangani pengungsi di Rakhine State, Myanmar, dikritisi calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Menurutnya, Indonesia pun memiliki banyak masalah yang harusnya diatasi.
"Tapi, sekali lagi, bobot kita selalu akan dinilai kalau kita tidak bisa mengurus rakyat kita sendiri. Kalau di Indonesia masih banyak yang lapar dan miskin kok kita mau ngajarin orang lain," ujarnya saat menjawab pertanyaan Joko Widodo terkait konflik Rakhine State pada debat keempat capres di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3).
Posisi Indonesia yang tak punya kekuatan signifikan pun juga pasti diperhitungkan. "Lagi pula kalau kita tidak punya kekuatan, ya paling kita hanya bisa memberi saran dan peringatan," sebut dia.
Kendati demikian sebagai sesama masyarakat dunia, Prabowo prihatin dengan krisis pengungsi Rohingya di Rakhine State. Apalagi PBB menyebut ada genosida atau pemberantasan etnis Rohingya di sana.
"Kita perlu menggunakan pengaruh kita. Kita bersahabat dengan Myanmar, kita perlu hentikan perlakuan tidak adil dengan Rohingya. Apalagi sangat pelanggaran hak asasi luar biasa," sebut dia.
Namun memang, karena posisi Indonesia satu perhimpunan dengan Myanmar di ASEAN, kedaulatan setiap negara diperhitungkan. "Kita prihatin dan kita mengutuk tindakan itu. Kita terikat dan kita menghomrati kedaulatan masing-masing negara," tuturnya.
Sementara itu, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia berperan dalam menangani krisis pengungsi Rohingya. Pada 2018 lalu, Indonesia diberi kepercayaan oleh Sekjen PBB Antonio Guterres untuk menjembatani pemerintah Myanmar dengan etnis Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh.
Tiga kali Jokowi mengaku menyampaikan di forum ASEAN untuk sama-sama mencari solusi untuk menuntaskan krisis pengungsi itu. "Alhamdulillah desakan, tekanan kita terhadap pemerintahan Myanmar untuk selesaikan repatriasi di Cox's Bazar mulai memberikan hasil," beber calon presiden nomor urut 01 itu.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
