
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. TKN Jokowi-Ma
JawaPos.com - Partai Gerindra mengungkap jika hasil pengelolaan lahan 340.000 hektare yang dikuasai Prabowo Subianto turut dinikmati Joko Widodo (Jokowi). Mereka menyebut dana itu digunakan untuk kampanye Jokowi saat maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eva Sundari menilai bahwa itu hanyalah dalih kubu Prabowo atas fakta yang ada. Poin utama dalam masalah ini, kata Eva, yaitu penguasaan lahan yang begitu besar.
"Apapun kilahnya, tidak menghilangkan fakta bahwa beliau (Prabowo) pegang HGU (hak guna usaha) maha luas yang menyebabkan gini indeks ratio penguasaan tanah jadi nggak adil," ujar Eva kepada wartawan, Rabu (20/2).
Eva menuturkan, seharusnya Prabowo sadar menjadi bagian dari persoalan pengelolaan tanah negara. Bukan malah mengkritik Jokowi atas kebijakan reformasi agraria yang tertuang dalam Perpres Nomor 86 Tahun 2018.
"Pak Prabowo nggak legitimate menyoal, karena dia bagian dari persoalan. Bagusnya malah mendukung kebijakan land reform pak Jokowi, bukan malah lempar batu sembunyi tangan, padahal batu yang lain masih di tangan," imbuhnya.
Adapun soal logistik kampanye Jokowi di Pilgub DKI Jakarta, ungkapk Eva, itu merupakan kesepakatan bersama antar koalisi. Prabowo sendiri pun banyak merasakan keuntungan. Sebab, dari kampanye Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama turut mengkampanyekan dia sebagai Capres.
"Soal biaya kampanye pilkada 2014 kan kesepakatan, lagian kan habis untuk biaya iklan tentang pak Prabowo sendiri zaman itu. Jadi penerima manfaat terbesar pak Prabowo," pungkas Eva.
Sebelumnya, Pernyataan Joko Widodo (Jokowi) soal kepemilikan lahan Prabowo Subianto seluas ratusan ribu hektare terus menuai protes dari kubu oposisi. Bahkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo mengingatkan, dari bisnis 320 ribu hektar lahan itu, Prabowo telah membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dan membiayai pilkada Jokowi.
"Dari usaha kelola lahan tersebut, banyak warga yang dipekerjakan, banyak anak-anak yang disekolahkan, banyak kontribusi untuk lingkungan sekitar. Perlu diketahui bersama, salah satu keuntungan usaha kelola lahan tersebut adalah untuk membiayai kampanye Pak Jokowi saat Pilgub DKI tahun 2012 lalu yang jumlahnya sangat besar," kata Edhy dalam keterangannya, Selasa (19/2).

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
