
Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti berharap kubu Prabowo segera melakukan banyak perbaikan.
JawaPos.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto dianggap terlalu banyak melakukan kesalahan dalam debat kedua Pilpres 2019. Dia disebut tidak bisa memanfaatkan momen dengan baik untuk men-downgrade popularitas petahana.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti. Dia juga berharap, seharusnya Prabowo lebih banyak mengungkapkan data dan ide baru untuk bangsa ke depan. Namun, hal itu tidak terjadi. Sehingga membuat sang penantang banyak kehilangan poin dari publik.
"Prabowo tak menyajikan soal baru, tak mengungkap ide baru dan seperti tak memberi jawaban atas tantangan masa depan bangsa," ujar Ray kepada wartawan, Senin (18/2).
Ray bahkan menilai, mantan Danjen Kopassus itu terlalu banyak membuat blunder. Sebab banyak pernyataan yang dilontarkannya selalu dipatahkan oleh petahana.
"Alih-alih ada kebaruan, malah Prabowo seperti memberi umpan manis di depan gawangnya sendiri lalu dengan mudahnya dieksekusi Jokowi untuk menjadi gol, poin," imbuhnya.
Termasuk dari aspek membangun isu pun Prabowo dianggap masih kalah dari Jokowi. Incumbent mampu membaca peluang melakukan serangan balik dengan baik.
Sebut saja seperti pada saat membahas penguasaan tanah Prabowo di Kalimantan dan Aceh yang mencapai 340 ribu hektare. Saat pertanyaan seperti itu muncul, Prabowo tampak kurang lihai dalam mengantisipasi serangan lawan.
"Ketika argumen Prabowo dimentahkan, Jokowi langsung menyerang dan tampaklah kurang siap dan antisipasinya tim Prabowo," jelasnya.
Kondisi ini tentu sangat merugikan kubu 02 di sisa dua bulan jelang hari pencoblosan. Sehingga harus ada perbaikan jika tak mau lagi dikalahkan oleh Jokowi di panggung debat berikutnya.
"Debat kedua itu panggungnya Jokowi. Dan kiranya jadi debat terakhir bagi Prabowo dengan gaya, model, dan isu yang itu-itu saja. Jika kubu Prabowo tak juga mengubahnya, tentu mereka potensial akan kehilangan banyak poin dalam forum debat berikutnya," pungkas Ray.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
