
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, dirinya secara tegas mendukung Joko Widodo dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.
JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, dirinya secara tegas mendukung Joko Widodo dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Bahkan, mantan KSAD itu menegaskan, dirinya bisa ditembak mati jika sampai berkhianat.
"Kalau saya kan pembantunya, jadi ya milih Pak Jokowi. Kalau saya tidak milih Pak Jokowi nanti hukumannya ditembak mati," kata Ryamizard di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (16/1).
Jenderal purnawirawan TNI ini menuturkan, pemilu 2019 harus berjalan dengan tertib dan aman. Dia tidak menginginkan adanya kerusuhan dalam pesta demokrasi tersebut.
"Kita sepakat pemilu ini harus berjalan aman, kita tidak mau pesta demokrasi ini berdarah-darah," ucapnya.
Oleh karenanya, Ryamizard mengajak masyarakat untuk memilih pemimpinan negara yang benar. "Makanya pilih yang benar, bukan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas," pungkasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
