Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 November 2018 | 12.47 WIB

Kumpulkan Caleg DPRD, Misbakhun: Golkar Harus Jadi Pengendali Koalisi

Anggota Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun meminta semua caleg di Dapil Pasuruan untuk tidak saling berebut suara. - Image

Anggota Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun meminta semua caleg di Dapil Pasuruan untuk tidak saling berebut suara.


JawaPos.com - Pemilu legislatif 2019 tinggal beberapa bulan lagi. Para caleg pun sudah mulai mempersiapkan strategi dan 'amunisi' untuk merebut suara rakyat. Karena itu, Golkar sebagai partai politik yang ingin kadernya lolos masuk di parlemen gencar menggelar konsolidasi pada pada calon legilatornya.


Salah satunya seperti yang dilakukan Legislator Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun. Anggota DPR dua periode ini  membagi ilmunya kepada para caleg partainya di Pasuruan, Jawa Timur. Ia berbagi ilmu cara menarik simpati pemilih kepada para caleg anggota DPRD Pasuruan dan Probolinggo. 


“Saya merasa ikut bertanggung jawab soal bagaimana membesarkan Partai Golkar di Pasuruan dan Probolinggo,” ujar Misbakhun pada Rapat Koordinasi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) dan Pelepasan Caleg DPR, DPRD Provinsi Jatim, DPRD Kota/Kabupaten Pasuruan di Pasuruan, Kamis (15/11).


Misbakhun sebagaimana dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, juga menjelaskan upayanya hingga terpilih menjadi anggota DPR pada Pemilu 2009 dan Pemilu 2014.


Untuk Pemilu 2014, Misbakhun mengaku memperoleh sekitar 2.500 suara di Kota Pasuruan saja. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, suara pribadi Misbakhun dan Golkar mencapai 92 ribu. Adapun di Kabupaten Probolinggo, suara pribadi Misbakhun dan Golkar sekitar 88 ribu. 


“Di Kota Probolinggo sekitar 17 ribu. Jadi kalau ditotal perolehannya sekitar 220 ribu,” sebutnya. 


Kemudian, pada Pemilu 2014, Golkar meloloskan Misbakhun sebagai caleg DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo.


Karena itu, jika Golkar bisa meraih sekitar 320 ribu pada Pemilu 2019, maka partai pimpinan Airlangga Hartarto itu akan bisa meloloskan dua caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur II.


“Kalau bertambah 100 ribu saja, Partai Golkar insyaallah akan mendapatkan dua kursi untuk DPR RI. Karena itu harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh," tegasnya.


Misbakhun juga mengharapkan Golkar bisa meloloskan delapan calegnya untuk DPRD Kabupaten Pasuruan ataupun Kota Pasuruan. Menurutnya, dengan dominan di DPRD maka peran partai bernuansa kuning itu akan kian terlihat.


“Jika ingin berperan, Partai Golkar harus menjadi pemimpin dan memiliki peran kuat di dalam pemerintahan daerah. Satu-satunya cara adalah merebut minimal delapan kursi,” tuturnya. 




Menurutnya, target minimal 8 kursi untuk DPRD di Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan sangat rasional. Namun, untuk mencapai target itu harus dengan kerja keras. Karena susunan calegnya sudah bagus, komposisinya juga proporsional.




"Jadi tinggal kerja politiknya. dan langung kerja ketemu rakyat, bukan rapat-rapat lagi,” ujarnya.




Lebih lanjut, Ketua Departemen Pengawasan Pembangunan DPP Golkar itu menegaskan, Pemilu 2019 menjadi desain awal pertarungan politik bagi partai berlambang pohon beringin tersebut untuk memenangi Pilkada 2020.




“Kita harus dalam kekuatan yang besar, sehingga dengan siapapun kita bertarung, kita adalah pengendali dalam koalisi, bukan sekadar melengkapi,” imbuhnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore