
Koordinator Juru Bicara TKN Prabowo-Sandi, Danil Anzar Simanjuntak membantah jika Prabowo malas berkampanye.
JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dinilai malas berkampanye. Beda dengan wakilnya, Sandiaga Uno.
Hal itu pun memancing Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief untuk melakukan kritik.
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak membantah hal itu.
"Pak Prabowo rajin sekali keliling ya menemui masyarakat dan berbagi tugas dengan Mas Sandiaga Uno," ujar Dahnil saat dihubungi, Jumat (12/10).
Menurut Dahnil, koleganya Andi Arief yang mengkritik Prabowo malas melakukan kampanye, mungkin karena tidak mengetahuinya. Sehingga jarang bertemu Prabowo pada saat kampanye.
"Itu mungkin karena beliau jarang bertemu dengan Pak Prabowo, akhirnya karena tak kenal maka tak sayang," katanya.
Bahkan menurut Dahnil, Prabowo rajin ke luar kota menyapa masyarakat. Namun tidak diketahui oleh media ataupun dengan Andi Arief.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief mempertanyakan keseriusan Prabowo untuk menjadi kepala negara di Indonesia tersebut. Pasalnya saat ini yang terlihat aktif untuk berkampanye adalah Sandiaga Uno.
"Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkampanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu Sandiaga Uno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden," ujar Andi Arief.
Menurut Andi, apabila Prabowo terus berdiam diri tanpa melakukan kampanye. Dipastikan kalah di Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya tidak ada rumusnya orang yang malas kampanye akan menang.
Waktu enam bulan yang tersisa saat ini dalam politik terlalu pendek. Sehingga Prabowo segera mungkin untuk melakukan kampanye seperti apa yang telah dilakukan Sandiaga Uno, dengan menyapa masyarakat.
"Pak Prabowo harus keluar dari sarang Kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk, cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yang sulit ini," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
