Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Maret 2019 | 22.31 WIB

Priyo: Sandi Keluarkan Kartu 'Super Sakti' dan Langsung Sihir Publik

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat debat cawapres, Minggu (17/3) malam - Image

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat debat cawapres, Minggu (17/3) malam

JawaPos.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi merasa bangga dan memuji penampilan Sandiaga Uno dalam debat calon presiden ketiga yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Sultan, Jakarta, 17 Maret 2019 malam. Menurut Wakil Kepala BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menilai puncak dari gemilangnya penampilan mantan Wakil Gubernur DKI dalam debat tersebut adalah ketika Sandi seakan menghipnotis para penonton debat dengan cara mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari dompetnya.


"Itu telah menjadi momentum puncak bagi Sandiaga Uno ketika menyampaikan closing 4 menit terakhir yang itu puncak dari semua perdebatan antara dua calon tersebut semalam," ujar Priyo Budi dalam diskusi Pasca Debat di Prabowo-Sandi Media Center, Jalan Sriwijaya I nomor 35, Jakarta (18/3).


"Sandi menyihir publik dengan meminta mengeluarkan dompet dan KTP ketika beliau menyampaikan kepada seluruh penonton. Ini yang bisa dilihat ditawarkan Sandi terhadap hiruk-pikuk pihak sebelah yang begitu gencar memamerkan apa yang dinamakan 3 kartu," imbuhnya.


Priyo menegaskan, apa yang disampaikan Sandiaga pada malam itu adalah memang sesuatu yang sangat diinginkan rakyat Indonesia. Masyarakat tidak perlu dibuat susah dengan adanya bermacam-macam kartu dengan kegunaan yang berbeda. Dan Sandi memberikan solusinya.


"Cara Sandi menyampaikan alternatif ini tidak diperlukan banyak kartu. Karena pembuatan ini membebani keuangan negara karena pembuatannya harus banyak biaya. Oleh Sandi e-KTP tersebut itu dijadikan sebagai apa yang disebut single identification number (SIN). Atau pusat segala identitas seseorang," terangnya.


Pada kesempatan itu, mantan pimpinan DPR tersebut juga mengkritik proses pembuatan segala macam kartu yang dijanjikan kubu sebelah. Ia sempat mengingatkan adanya perkara korupsi besar dalam proses pembuatan KTP elektronik yang menjerat mantan Ketum Golkar Setya Novanto.


"Jadi tidak perlu dengan banyak kartu, tapi cukup lewat SIN jika ini diperbarui sekian triliun akan dihemat untuk kepentingan itu. Dan tidak dipersalahgunakan seperti heboh mengenai kejahatan pembuatan KTP ini. Jadi e-KTP ini harusnya bisa jadi satu-satunya kartu super sakti," katanya.


Terakhir, Priyo yang turut hadir mengikuti jalannya debat di Hotel Sultan tersebut juga memberi nilai unggul kepada Sandiaga Uno atas lawannya. Awalnya, ia ingin memberi nilai menang mutlak 5 kepada Sandi, namun lantaran menghormati lawannya maka, ia juga ikut memberi nilai kepada lawan Sandi.


"Saya terkejut dengan apa yang disampaikan Sandi. Tapi tidak mungkin saya katakan menang 5-0. Jadi kali ini 4-1 untuk Sandiaga Uno," pungkasnya


Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore