Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2017 | 18.43 WIB

Elite PPP Ingatkan Kadernya soal Sindikat Saracen

Anggota Fraksi PPP DPR Arwani Thomafi - Image

Anggota Fraksi PPP DPR Arwani Thomafi

JawaPos.com - Sekretaris Fraksi PPP Arwani Thomafi menyayangkan jika ada politisi yang menggunakan jasa sindikat produsen ujaran
kebencian dan SARA, Saracen.


Menurutnya, tak pantas bagi seorang politisi "meng-endorse" akun-akun palsu buat berbuat kotor atau menyebarkan hal-hal buruk.


"Misalnya untuk kampanye hitam dalam perhelatan politik. Jelas sangat tidak dibenarkan," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (25/8).


Dia menyarankan agar tindakan tersebut dikategorikan sebagai sebuah kejahatan. "Karena itu juga bagian dari mengupayakan
menginformasikan sesuatu yang tidak semestinya," tambah Arwani.


PPP, kata dia, sudah mewanti-wanti anggotanya untuk menghindari ujaran kebencian terutama di media sosial. Sebab, tujuan dalam
berpolitik selain meraih kemenangan di dalam pemilu, juga dilandasi dengan prinsip-prinsip ibadah.


"Di dalam meraih kemenangan harus memperhatikan etika, mengutamakan prinsip-prinsip akhlakul karimah, tidak boleh menjelek-jelekkan
calon lain atau menggunakan kampanye hitam," tutur Arwani.


Anggota Komisi I DPR itu lantas mengusulkan supaya menjelek-jelekkan atau kampanye hitam menjadi bagian dari kecurangan dalam politik.
"Saya kira harus sudah dimasukkan ke dalam ranah kecurangan dalam pemilu," pungkas Arwani.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore