
MANTAN KAPOLDA JATIM: Ketua DPW Partai Berkarya Jatim Anton Setiadji.
JawaPos.com – Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto genap berusia setahun. Tepatnya pada 15 Juli lalu. Bersamaan dengan momen tersebut, partai berlambang pohon beringin itu mengadakan rapat kerja nasional (rakernas) mereka yang pertama. Salah satu yang dibahas Pilgub 2018 Jatim.
Partai Berkarya memutuskan fokus pada Pemilu 2019 lebih dulu. Keputusan itu disampaikan pada Rakernas Partai Berkarya Wilayah Jawa, Bali, Kalimantan, dan Nusa Tenggara yang diadakan di Hotel Singgasana Senin (17/7) malam. Pada Rakernas tersebut, para kader sepakat untuk seratus persen mempersiapkan pemantapan verifikasi administrasi.
Proses verifikasi itu sendiri bakal berlangsung pada Oktober mendatang. ''Secara administrasi, kami sudah siap seratus persen, bahkan sampai di tingkat kabupaten/kota,'' terang Ketua Umum DPP Partai Berkarya Neneng A. Tuti Selasa (18/7).
Rakernas tersebut, lanjut dia, sengaja diselenggarakan di Jawa Timur atas prakarsa pengurus DPW Partai Berkarya Jatim. Selain itu, dia melihat bahwa Jatim merupakan wilayah strategis dan merupakan barometer politik nasional. ''Jatim punya wilayah sangat besar, 38 kabupaten/kota, sehingga harus mendapat perhatian penuh,'' tuturnya.
Sementara untuk pilgub, Partai Berkarya menyatakan belum berpartisipasi. Ketua DPW Partai Berkarya Jatim Anton Setiadji mengklaim bahwa belum ada instruksi dari pusat untuk keikutsertaan dalam pilkada serentak tahun depan. '''Kita belum boleh mengusung, hanya memberikan dukungan,'' tegas mantan kapolda Jatim itu.
Anton menyebutkan, dukungan Partai Berkarya berlabuh pada sosok Khofifah Indar Parawansa. ''DPP sudah menyampaikan bahwa Partai Berkarya akan menyumbangkan suara untuk Khofifah,'' ucap Anton. Lebih jauh, dia menampik kemungkinan dirinya akan diusung sebagai kader internal untuk mendampingi Khofifah. Anton juga enggan berkomentar mengenai relasinya dengan ketua Muslimat NU itu. ''Rahasia, saya tidak mau menyampaikan,'' tukasnya.
Namun, sumber internal dari Partai Berkarya menyebutkan, apabila ketua DPP berkehendak, sosok Anton bakal dilirik untuk bisa maju bersama menteri sosial itu. Jika hal tersebut benar terjadi, Anton secara implisit menyatakan bersedia. ''Kalau memang diminta partai seperti itu, harus siap,'' lanjutnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
