
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar meminta kepada para santri agar bisa bersaing secara global.
JawaPos.com - Ketua Umum DPP PKB Muhamin Iskandar terus melakukan blusukan ke sejumlah daerah. Kali ini giliran pondok pesantren (Ponpes) di wilayah Priangan Timur Jawa Barat yang menjadi sasaran.
Politisi yang akrab disapa Cak Imin itu dalam kunjungannya memberikan motivasi kepada sekitar 2500 santri Ponpes Riyadul Ulum Wal Dakwah Condong Kota Tasikmalaya, Jabar. Di hadapan ribuan santri, dia mengajak para santri untuk dapat memenangkan persaingan di segala bidang.
“Dunia terus berubah. Tantangan santri juga berubah. Buktikan bahwa santri zaman now mampu memenangkan persaingan di segala bidang. Karena dunia ke depan, adalah dunia yang akan dipimpin oleh para santri,” kata Cak Imin yang beberapa bulan lalu di daulat jadi panglima Santri.
Sebagaimana dalam keterangan tertulis yang diterima oleh JawaPos.com, dalam acara itu hadir juga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan Penyanyi solo jebolan Indonesia Muhamad Devirza, atau akrab disapa Virza.
Cak Imin melanjutkan, untuk memenangkan persaingan di tingkat global, syaratnya santri harus memiliki kompetensi di atas standar.
“Sebab, kompetensi yang standar saja belum tentu memenangkan persaingan, apalagi jika di bawah standar. Oleh karenanya, santri tak hanya menguasai ilmu agama, namun juga keahlian tertentu.”
“Santri juga harus belajar di atas rata-rata, bekerja keras, serta takzim pada kiai agar ilmu yang dipelajarinya barokah (bermanfaat lebih),” tambahnya.
Bagi Cak Imin, salah satu kelebihan santri adalah memiliki karakter yang kuat, yakni disiplin, dan kejujuran. Karena, menurutnya, kejujuran menjadi pertimbangan utama dalam menerima pekerja.
“Kejujuran tidak bisa diciptakan secara instan. Sementara skill lebih mudah dipelajari,” tegasnya.
Lebih lanjut Cak Imin menjelaskan, dengan karakter kuat serta kompetensi yang di atas rata-rata, santri bisa menjadi pebisnis, birokrat, akademisi, politisi, seniman, petani dan sebagainya.
“Sekali lagi, tunjukkan bahwa santri zaman now mampu memenangkan persaingan di segala bidang,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
