Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin resmi membuka Sekolah Pemikiran Seri Pertama. (PKB)
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin resmi membuka Sekolah Pemikiran Seri Pertama. Sekolah ini akan mengangkat sosok dan gagasan tokoh ekonomi nasional Prof. Soemitro Djojohadikusumo, ayah dari Presiden Prabowo Subianto.
Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini. Mereka yaitu ekonom senior, Prof. Soedradjad Djiwandono, serta pengamat politik nasional, Fachry Ali.
Cak Imin mengatakan, penyelenggaraan sekolah pemikiran ini merupakan langkah penting untuk menelusuri kembali gagasan-gagasan strategis para tokoh bangsa. Sebab, para tokoh ini memiliki kontribusi besar terhadap fondasi ekonomi Indonesia.
“Acara ini sangat tepat, karena kita menggali perspektif dan pemikiran mendalam dari Prof. Soemitro Djojohadikusumo, salah satu arsitek ekonomi nasional,” ujar Cak Imin di kantor DPP PKB Jakarta Pusat, Rabu (26/11).
Menko Pemberdayaan Masyarakat ini menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini stabil pada kisaran 5 persen. Namun, kesejahteraan masyarakat serta pengusaha kecil belum menunjukkan peningkatan signifikan.
“Pertumbuhan ekonomi stabil 5 persen, tetapi nasib masyarakat kecil dan para pelaku UMKM belum banyak berubah. Di sinilah kita perlu terobosan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberanian mengambil kebijakan yang lebih inklusif dan pro-rakyat. Menurutnya, stabilitas ekonomi makro tidak cukup jika tidak dibarengi peningkatan kapasitas ekonomi rakyat di tingkat akar rumput.
“Kita berharap lahirnya terobosan kebijakan ekonomi yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan pemerataan peluang. Kita butuh ekosistem yang membuat UMKM bisa naik kelas, menguatkan industri nasional, serta membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat,” jelasnya.
Sekolah Pemikiran ini diharapkan menjadi ruang belajar, dialog, dan kontemplasi kebangsaan bagi generasi muda, pembuat kebijakan, serta para peminat ilmu sosial.
“Semoga melalui pertemuan ini kita mendapatkan pengetahuan dan perspektif baru yang dapat memperkaya gagasan pembangunan, serta memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Cak Imin.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
