
Farhat Abbas
JawaPos.com - Pilpres 2019 yang sudah berjalan tahapannya tidak kunjung habis dengan perang urat saraf (psywar). Juru bicara kedua kubu saling melontarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang menyedot perhatian publik.
Terbaru dari Farhat Abbas, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Mantan suami Nia Daniaty itu melontarkan pernyataan 'Pilih Nokowi masuk surga. Pilih mereka masuk neraka'.
Atas pernyataan Farhat Abbas itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra Andre Rosiade pun membalasnya. Dia meminta agar pria yang berprofesi sebagai pengacara itu belajar lebih dalam terkait akidah.
"Yang menentukan masuk surga itu Allah, bukan Farhat Abbas. Bukan milih Jokowi atau Prabowo. Mungkin Farhat harus belajar akidah dan tauhid lagi," ujar Andre di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/9).
Andre menyakini kubu Jokowi-Ma'ruf akan mengevaluasi perilaku pengacara yang pernah nikah siri dengan Regina Andriane itu. "Silakan kubu Pak Jokowi akan mengevaluasi di internal mereka," imbuh Andre.
Sementara itu, Andre memastikan kubunya telah sepakat tidak menggunakan isu SARA di Pilpres 2019. Bagi anggota tim sukses yang menerapkan kampanye SARA akan dievaluasi oleh elite partai.
"Kubu Pak Prabowo dan Jokowi sudah komitmen tidak akan menggunakan isu SARA. Saya rasa figur seperti Farhat Abbas kan cukup kontroversial. Saya rasa direktorat media dan jubir Jokowi akan memberikan evaluasi di internal mereka," tegasnya.
Diketahui, dalam akun Instagram @farhatabbastv226, Farhat membuat status biodata kontroversial. Dia menyebut 'Pilih Jokowi masuk surgawi. Pilih mereka masuk neraka'. Hal itu pun lantas ramai diperbincangkan warganet.
Saat dikonfirmasi, Farhat mengatakan pernyataan itu merupakan bentuk pujian bagi pasangan capres-cawapres yang didukungnya. Dia meyakini jika pemerintahan periode kedua Jokowi bisa membawa kemajuan bagi Indonesia.
"Saya percaya dan yakin dengan revolusi mental Jokowi buat bangsa ini, Jokowi menuntun bangsa ini masuk surga," kata Farhat.
Saat disinggung lebih dalam, Farhat mengatakan pernyataan itu hanya sebatas pantun. Kata 'Mereka' dalam status tersebut tidak diperuntukkan menyerang pihak tertentu. "Saya berpantun. Saya nggak nyebut nama atau siapa. Silahkan tafsirkan positif," tandas Farhat.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
