Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Agustus 2024 | 23.55 WIB

Muktamar Di Bali Didemo, PKB: Mereka Penyusup, Bukan Kader atau Pengurus!

Suasana Bali Nusa Dua Convention Center yang menjadi tempat pelaksanaan Muktamar PKB 2024 di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (24/8). (ANTARA/Rio Feisal) - Image

Suasana Bali Nusa Dua Convention Center yang menjadi tempat pelaksanaan Muktamar PKB 2024 di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (24/8). (ANTARA/Rio Feisal)

JawaPos.com - Partai Kebangkitan Bangsa memastikan ratusan orang yang menggelar unjuk rasa di area Muktamar ke-6 di Nusa Dua, Bali bukan kader PKB. Namun, mereka memakai atribut PKB yang seharusnya tidak dilakukan seperti itu.
 
"Hasil investigasi kami mereka bukan kader dan bukan pengurus PKB, kami sudah menuntut supaya mereka melepas baju atribut PKB yang mereka gunakan," kata Wasekjen PKB Syaiful Huda di Nusa Dua, Sabtu (24/8).
 
Huda menduga massa hendak merusak suana Muktamar. Dalam kesempatan ini, PKB memastikan proses Muktamar akan berjalan sesuai rencana dan tidak ada masalah.
 
"Karena mereka bukan pengurus dan kader PKB aksi ini sengaja untuk merusak citra dan suasana muktamar yang sedang luar biasa berjalan ini dan nggak masalah apapun," jelas Huda.
 
"Karena itu aksi mereka adalah penyusupan dari proses legal konstitusional pelaksanaan muktamar ini dan yang sudah mendapatkan izin dari aparat kepolisian," tandasnya.
 
Diketahui, PKB segera menggelar Muktamar ke-6 di Bali dalam beberapa jam ke depan. Sejumlah agenda penting partai untuk lima tahun ke depan akan dibahas.
 
"Di dalam Muktamar dua hari ini, mulai nanti dibuka sampai besok Muktamar mengagendakan beberapa forum yang didalamnya adalah menyangkut soal penguatan daulat, penguatan disiplin, dan penguatan kemandirian PKB," kata Sekretaris Steering Committee Muktamar PKB, Syaiful Huda di Nusa Dua, Bali, Sabtu (24/8).
 
Dalam Muktamar ini akan dibahas pembentukan kepengurusan periode 2024-2025. Mulai dari Ketua Umum, Dewan Syuro, hingga jajaran di bawahnya.
 
"Perumusan platform perjuangan politik PKB selama lima tahun yang akan datang dan penetapan garis-garis besar perjuangan PKB lima tahun yang akan datang," jelas Huda. 
 
Selanjutnya akan dibahas rekomendasi politik dalam menghadap perkembangan politik, ekonomi, dan sosial lima tahun ke depan. "Dari agenda-agenda itu, kami akan diskusikan terus menerus dari berbagai forum, baik komisi-komisi, maupun forum-forum yang sekarang sedang berlangsung," pungkas Huda.
 
Muktamar selanjutnya akan ditutup pada Minggu (25/8) oleh Presiden Terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto. 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore