Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 22.45 WIB

Tantangan Prabowo setelah Terima Surya Paloh dan Partai Nasdem Gabung KIM Plus

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) dengan disaksikan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya berdiri memberikan hormat saat disapa sebagai presiden terpilih masa bakti 2024-2029 dalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Ta - Image

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) dengan disaksikan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya berdiri memberikan hormat saat disapa sebagai presiden terpilih masa bakti 2024-2029 dalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Ta

JawaPos.com – Partai Nasdem akan memperkuat posisi Koalisi Indonesia Maju (KIM). Hal itu setelah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bertemu dengan presiden terpilih Prabowo Subianto di Kertanegara. Keduanya membahas bergabungnya Partai Nasdem dalam KIM Plus.

Surya tiba di kediaman Prabowo pukul 16.20. Dia ditemani Viktor Laiskodat, politikus Partai Nasdem. Pertemuan itu berlangsung sekitar dua jam. Setelahnya Prabowo dan Surya menggelar konferensi pers.

Prabowo menuturkan, ada sejumlah masalah yang dibicarakan dan disepakati untuk bekerja sama atau berkolaborasi guna menghadapi tantangan masa depan. "Saya tegaskan bahwa saya memandang kesatuan sebagai kunci keberhasilan bangsa,’’ urainya. Karena itu, langkah Partai Nasdem untuk bergabung dengan KIM disambut baik. Tentunya agar sama-sama mengabdi untuk bangsa dan negara.

Surya menambahkan, Prabowo telah menggarisbawahi pentingnya para elite bangsa untuk bersatu menghadapi tantangan yang semakin besar. Harapannya, proses dan perkembangan itu terus berjalan. ’’Tidak boleh terhenti karena keangkuhan dan ketidakpahaman betapa pentingnya persatuan sebagai kekuatan utama mengorganisasi,’’ jelasnya.

Nasdem sebagai partai diharapkan menjadi bagian yang meringankan. Sehingga pemerintahan Prabowo-Gibran akan mampu mengirim kebijakan dan program. ’’Mudah-mudahan Nasdem menjadi bagian partai yang meringankan,’’ ujarnya.

Batal Calonkan Anies

Paloh juga berkomentar soal pilgub Jakarta. Menurut dia, dengan pertemuan itu, jelas Nasdem tidak akan mengusung Anies Baswedan sebagai cagub. ’’Saya sudah bilang Pak Anies. Sebagai adik, anak, belum tepat momentumnya maju ke pilgub Jakarta. Kita mencari momentum yang tepat ke depan. Ada pemahaman itu,’’ jelasnya.

Sementara itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi mengusung Ridwan Kamil (RK) sebagai calon gubernur Jakarta dan Muhammad Lutfhi sebagai calon gubernur Jawa Tengah. Rekomendasi itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Kasablanka Hall, Jakarta.

RK yang hadir langsung mengapresiasi dukungan PSI. Kini, dia tinggal menunggu nama calon wakil gubernur pendamping. (idr/far/tyo/c18/bay)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore