
Cawapres 02, Sandiaga Uno ketika berkunjung ke Kantor Redaksi Jawa Pos di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (4/10)
JawaPos.com - Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengaku telah menjual sahamnya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Nilainya pun cukup fantastis, Rp 194,08 miliar.
Kepada awak media, Sandi mengatakan jika sebagian hasil dari divestasi tersebut diperuntukan untuk kampanye Pilpres 2019. "Saya bersama Pak Prabowo sudah komit untuk menyokong dan men-support kebutuhan dana badan pemenangan dan tim yang sekarang bekerja di lapangan," kata Sandi di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Jumat (5/10).
Bedasar info yang dihimpun, Sandi menjual sebanyak 51.400.000 lembar saham. Sandi mengklaim tindakannya menjual saham SRTG dilakukan pada waktu yang tepat. "Saya aktif di Saratoga, saya lihat harganya sudah baik dan stabil. Kemudian saya lakukan pelepasan saham divestasi," ungkap Sandi.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengaku bukan hanya Saratoga yang dilepas sahamnya.
"Akan saya lakukan di portofolio saya yang lain, nggak cuma di Saratoga saja. Sebagian saya gunakan untuk membeli obligasi pemerintah, sebagian lagi ditabung, sebagian lagi mungkin untuk kegiatan 6-7 bulan ke depan," ucap Sandi.
Oleh karena itu, Sandi menilai pihaknya akan transparan mengani pemasukan dana kampanye pasangan Prabowo-Sandi. "Itu akan sangat transparan, akan terlihat dari laporan keuangan yang akan dirilis oleh badan pemenangan tiap akhir bulan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
