Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Januari 2024 | 23.31 WIB

Respons Cuitan Fahri Hamzah Soal Capres yang Kalah akan Jadi Tersangka, Ganjar: Kami Nggak Takut Tekanan!

Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat berkampanye di Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (12/1). - Image

Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat berkampanye di Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (12/1).

JawaPos.com - Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo merespons cuitan Wakil Ketua Umum Partai Gelora yang juga Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah yang menyebut calon yang kalah akan jadi tersangka. Ganjar menegaskan, dirinya tidak takut pada tekanan apapun.
 
"Kami tidak takut pada tekanan dan tidak perlu mengancam, karena ancaman-ancaman yang semacam itu, itu politik fear," kata Ganjar saat berkampanye di Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (12/1).
 
"Fear politic yang bikin takut-takut orang saja ya," sambungnya.
 
 
Ganjar mengharapkan, Pemilu 2024 berjalan dengan adil. Menurutnya, tidak perlu mencari kesalahan orang lain untuk dijadikan alat politik.
 
"Itu kan sebenarnya yang kita tidak mau. Sebaiknya kita kembalikan saja. Mari kita fair, kita adu program, kita berdebat dengan baik, kita komunikasikan dengan rakyat dan edukasi iInilah yang kita berikan pada mereka," tegasnya.
 
Ia pun berharap, semua pihak dapat membuat pemilu berjalan dengan damai. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga mengimbau semua pihak untuk dapat lebih sadar dan memikirkan perbaikan bangsa.
 
 
"Ya mudah-mudahan semua sadar. Sesama politisi kita tahu bagaimana bangsa ini kita perbaiki bersama," tegasnya.
 
Sebelumnya, Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah mengungkapkan soal seseorang yang dulu pernah dekat secara pribadi, tapi kini justru menyerang secara pribadi berkaitan dengan debat ketiga Pilpres 2024. 
 
Fahri Hamzah menceritakan seseorang tersebut lewat akun media sosial X. Dia awalnya bicara terkait sosok tersebut iri dengan harta legal dan halal orang lain.
 
 
"Daripada iri dengan harta orang yang legal dan halal, mending kita taruhan 'siapa calon yang jadi tersangka setelah kalah sekali putaran?'," cuit Fahri Hamzah.
 
Fahri lalu menyebut orang tersebut harusnya bersyukur ketika pernah mencicipi kekayaan orang lain yang didapatkan secara halal. Dia menyebut, harusnya orang itu tidak mencela pribadinya lantaran kekayaan bukan lah aib.
 
"Kalau pernah mencicipi kekayaan orang yang halal bersyukurlah. Jangan cela pribadinya. Kekayaan itu bukan aib. Apalagi pernah Anda pakai. Legal dan halal lagi. Nggak etis banget sih. Terus terang ane keberatan cara ente. Gak sopan. Yang punya badan mungkin diam. Tapi yang tahu kan marah," pungkasnya.
 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore