
Calon presiden nomor urut satu Anies Baswedan saat deklarasi relawan Garda Matahari di Jakarta, Jumat (17/11/2023).
JawaPos.com - Agenda dialogis terus dilakukan para calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) jelang Pilpres 2024. Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, misalnya, menemui dua tokoh nasional, cendekiawan, sekaligus rohaniwan Franz Magnis Suseno serta mantan Wakil Presiden Boediono.
Ganjar lebih dulu menemui Romo Magnis di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Di pertemuan itu, Romo Magnis memberikan buku "Etika Politik: Prinsip Moral dan Dasar Kenegaraan Modern” serta "Iman dalam Tantangan: Apa Kita Masih Dapat Percaya pada Yang di Seberang”.
”Ini buku legend, hampir semua orang membaca,” ujar Ganjar.
Setelah berdiskusi dengan Romo Magnis, Ganjar kemudian sowan ke rumah Boediono di kawasan Menteng, juga di Jakarta Pusat. Setelah pertemuan, Ganjar mengaku mendapat banyak ilmu dari Boediono. Antara lain, cara mengurusi kelembagaan dan sumber daya manusia serta menyusun program.
”Saya ngaji sama beliau (Boediono, Red),” ungkap Ganjar setelah berdiskusi dengan Ganjar.
Calon presiden dan calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka menyapa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (14/11/2023).
Di sisi lain, Forum Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyatakan dukungan untuk pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) kemarin. Ketua Forum Alumni GMNI Ajat Sudrajat mengatakan, dukungan itu dibarengi dengan tekad memenangkan Amin satu putaran pada Pilpres 2024.
Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menemui mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, Boediono di kediamannya, Jalan Jambu Nomor 11, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11). (Foto: TPN Ganjar-Mahfud)
Di Surabaya, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menghadiri "Dialog Publik Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa” tanpa didampingi cawapresnya, Gibran Rakabuming Raka, di Universitas Muhammadiyah Surabaya kemarin (24/11). Selain menyampaikan gagasan, Prabowo menerima anggota kehormatan Muhammadiyah dalam kesempatan tersebut.
Prabowo didampingi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. "Hari ini, saya minta maaf, Gibran Rakabuming Raka tidak bisa hadir karena ada acara lain yang bersamaan waktunya. Di Jawa Timur juga, tetapi yang menggelar adalah NU (Nahdlatul Ulama),” kata Prabowo.
Beberapa gagasan yang disampaikan Prabowo, antara lain, melakukan transformasi bangsa, hilirisasi 21 komoditas, swasembada pangan, tidak impor bahan bakar minyak, hingga menurunkan angka stunting di bawah 10 persen. "Kami punya strategi menurunkan angka stunting di bawah 10 persen. Kami langsung menekannya hingga pada ibu dan anak. Salah satunya dengan memberikan makan siang dan susu kepada anak,” ujarnya. (lyn/tyo/ayu/c7/ttg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
