Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Oktober 2023 | 05.00 WIB

Presiden Jokowi Bertemu Syahrul Yasin Limpo selama Satu Jam di Istana Negara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditemani Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno melakukan pertemuan dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (8/10). - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditemani Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno melakukan pertemuan dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (8/10).

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (8/10) malam. Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Pertemuan Presiden dengan Syahrul Yasin Limpo berlangsung kurang lebih selama satu jam, sejak pukul 18.33 WIB sampai dengan 19.35 WIB. Dalam pertemuan itu, Syahrul Yasin Limpo yang mengenakan batik melakukan perbincangan dengan Presiden Jokowi.
 
Bahkan, di atas meja yang berada di depan Syahrul Yasin Limpo terdapat lembaran kertas dan amplop berwarna coklat. Meski demikian, belum diketahui apa isi pembicaraan Syahrul Yasin Limpo dengan Presiden Jokowi tersebut.
 
Syahrul Yasin Limpo (SYL), pada Kamis (5/10) lalu, telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Surat pengunduran diri itu sebelumnya telah diterima Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
 
"Saya sore ini datang meminta waktu Bapak Presiden dan diberi kesempatan melalui Mensetneg Pak Praktino untuk menyampaikan usul dan pengunduran diri saya sebagai menteri," ucap Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis lalu.
 
Ketua DPP Partai NasDem ini menjelaskan, alasan dirinya mengajukan surat pengunduran diri ingin serius menghadapi proses hukum. Hal ini setelah Syahrul Yasin Limpo diduga terseret dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).
 
"Alasan saya adalah ada proses hukum yang saya hadapi dan saya harus siap hadapi secara serius," ungkap Syahrul.
 
Sementara itu, Presiden Jokowi telah menunjuk Kepala Badan Pangan Arief Prasetyo Adi sebagai pelaksana tugas (Plt) Mentan. Jokowi juga telah menyetujui pengunduran diri Syahrul Yasin Limpo sebagai menteri.
 
"Ya tadi malam sudah diberikan kepada saya dari Mensesneg tentang surat pengunduran diri Pak Menteri Pertanian. Ya sudah saya terima, dan pagi tadi sudah ditindaklanjuti dan sudah saya tanda tangan juga," ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/10).
 
Kepala negara menjelaskan, alasan dirinya menunjuk Arif Prasetyo sebagai Plt Mentan, agar kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) tetap maksimal. Sehingga memudahkan koordinasi terkait urusan pangan.
 
"Supaya lebih koordinatif, lebih memudahkan. Karena biasanya kita bulog, badan pangan, Mentan ini, Menteri Perdagangan ini selalu harus satu, jadi untuk konsolidasi saja biar lebih memudahkan," ungkap Jokowi.
 
Jokowi pun memastikan, akan segera menentukan Mentan definitif pengganti Syahrul Yasin Limpo. "Ya secepatnya," pungkas Jokowi.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore