Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 September 2023 | 15.53 WIB

Prabowo Bikin Program Susu Gratis untuk Anak Sekolah, Budiman: Penting Peningkatan Gizi

Sebanyak 23 kiai khos NU hadir bertemu dengan Bacapres Prabowo Subianto, di antaranya pengasuh pondok pesantren Lirboyo Kediri, Kiai Anwar Manshur. - Image

Sebanyak 23 kiai khos NU hadir bertemu dengan Bacapres Prabowo Subianto, di antaranya pengasuh pondok pesantren Lirboyo Kediri, Kiai Anwar Manshur.

 
JawaPos.com - Aktivis 1998, Budiman Sujatmiko menilai, peningkatan gizi pelajar dan sekolah gratis penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, ini bagian strategis dari peningkatan sumber daya masyarakat paling mendasar. 
 
Hal ini disampaikan Budiman merespons program yang dicanangkan Bacapres Prabowo Subianto. Mengingat terjadi pro-kontra terhadap agenda Prabowo untuk memberikan susu pada anak sekolah apabila terpilih menjadi Presiden RI nanti.
 
"Ini adalah bagian dari mempercepat peningkatan kualitas kesehatan generasi muda yang akan menentukan pada kecerdasan dan kreativitas berpikir dan berkreasi. Kalau ini saja tidak bisa dipenuhi negara, jangan mimpi bangsa ini bisa maju bersaing di masa depan," kata Budiman kepada wartawan, Sabtu (30/9).
 
Eks Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, asupan gizi sangat erat berhubungan dengan kecerdasan. Menurutnya, bangsa yang maju pasti dalam pemenuhan gizi masyarakat, berjalan baik. 
 
 
"Kalau tidak kita hanya tertinggal dalam kubangan kemiskinan dan korupsi yang merajalela, perpecahan dan bisa menjurus disintegrasi," ujarnya.
 
Budiman menjelaskan, program peningkatan gizi harus dimulai dari usia sekolah di taman kanak-kanak sampai kelas 3 SMA/SMK dengan menyediakan susu dan bubur kacang hijau setiap hari disetiap sekolah. "Selain itu, disetiap sekolah negeri maupun swasta menyediakan kafetaria untuk makan siang gratis dengan menu yang sehat dan bergizi semua masuk dalam anggaran belanja negara dilaksanakan disemua sekolah dari TK sampai SMA/SMK," jelasnya.
 
Budiman melanjutkan, semua anak usia sekolah harus sekolah secara gratis dibiayai negara, tanpa pungutan apapun. "Jadi, anak usia sekolah dari TK sampai SMA/SMK tugasnya sekolah gratis di semua sekolah negeri. Jangan ada anak Indonesia tidak bersekolah. Perbanyak fasilitas sekolah di masyarakat. Jangan sampai ada kecamatan dan desa yang tidak ada sekolah negeri. Dan semua dibiayai negara lewat APBN," pungkasnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore